Beta-Bromophenetole (589-10-6) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur fenol dengan substituen bromo pada posisi beta, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang beragam seperti substitusi, eliminasi, atau reaksi elektrofilik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu, seperti obat atau bahan kimia industri.
Beta-Bromophenetole memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif dalam lingkungan reaksi kimia. Karena memiliki gugus bromo yang mudah tergantikan, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi nukleofilik. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemudahan proses pemrosesan membuatnya menjadi bahan yang populer dalam laboratorium kimia.
Di laboratorium Indonesia, beta-Bromophenetole digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan material. Bahan ini menjadi bagian integral dari proses sintesis senyawa yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan struktur. Karena kebutuhan akan senyawa kimia yang bisa digunakan untuk pengembangan produk baru, senyawa ini sering ditemukan di laboratorium penelitian dan industri.
- Sintesis senyawa farmakologis sebagai bahan baku obat
- Reaksi substitusi nukleofilik dalam sintesis senyawa aromatik
- Pengembangan bahan kimia untuk industri plastik dan bahan kimia
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa organik
- Produksi senyawa intermediet untuk aplikasi industri kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 589-10-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Beta-Bromophenetole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari sumber panas dan cahaya matahari langsung. Karena sifat reaktifnya, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area penyimpanan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
—





