3-Benzaphthalide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang unik dan sering digunakan dalam reaksi kimia untuk membentuk senyawa heterosiklik atau senyawa dengan struktur kompleks lainnya. Dalam laboratorium, senyawa ini sering diaplikasikan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa yang memiliki aktivitas biologis. 3-Benzaphthalide memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk berbagai jenis reaksi kimia. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat atau kloroform, sehingga memudahkan proses pemisahan dan pemurnian. Karena sifat tersebut, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia yang membutuhkan bahan dasar yang dapat bereaksi dengan berbagai reagen. Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh para peneliti yang bekerja di bidang sintesis senyawa baru atau modifikasi senyawa yang sudah ada. Dengan ketersediaan yang cukup dan harga yang terjangkau, senyawa ini menjadi pilihan yang relevan untuk kebutuhan penelitian lokal.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kimia organik dalam pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis
- Eksperimen kimia untuk studi struktur dan sifat senyawa kompleks
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan struktur aromatik
- Pengujian keterlarutan senyawa dalam pelarut organik untuk analisis kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 575-61-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
3-Benzaphthalide harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Saat menangani senyawa ini, para peneliti harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Senyawa ini tidak beracun dalam bentuk murni, tetapi tetap perlu dihindari kontak dengan kulit atau mata.
- Ibrahim (1991). Synthesis of biologically active 3-benzalphthalide derivatives. Archives of Pharmacal Research doi:10.1007/bf02876881
- Ganji dkk. (1992). Bacterial degradation of benzalphthalide. World Journal of Microbiology & Biotechnology doi:10.1007/bf01201890
- Ganji dkk. (1993). Metabolism of benzalphthalide by Pseudomonas sp.. World Journal of Microbiology & Biotechnology doi:10.1007/bf00386303
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








