4-Amino-N-methylphthalimide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, terdiri dari cincin phthalimide yang diperkuat oleh gugus amina dan metil. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya yang memiliki aplikasi luas dalam bidang farmasi, material, dan kimia analitik.
Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 4-Amino-N-methylphthalimide menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi coupling. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan pemisahan dalam laboratorium. Ketersediaan dalam berbagai ukuran kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala kecil hingga menengah.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan dan lembaga penelitian. Bahan ini juga menjadi bahan baku untuk sintesis senyawa aktif biologis, sehingga relevan dengan kebutuhan industri farmasi dan kimia lokal.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi coupling dalam pembuatan senyawa kompleks
- Bahan baku untuk analisis kimia dalam laboratorium penelitian
- Pengujian reaktivitas senyawa organik dalam studi kimia murni
- Pembuatan senyawa aktif biologis untuk penelitian farmakologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2307-00-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
4-Amino-N-methylphthalimide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan udara lembap untuk mencegah degradasi. Saat menangani bahan ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun secara akut, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata.
—








