Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 5437-45-6

Benzyl Bromoacetate, CAS 5437-45-6, TCI B1674

Benzyl Bromoacetate, CAS 5437-45-6, TCI B1674

Identitas Kimia

No. CAS
5437-45-6
PubChem
CID 62576·SID 87564575
Rumus molekul
C9H9BrO2
Berat molekul
229.07 g/mol
Kemurnian
>96.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
benzyl 2-bromoacetate
SMILES
C1=CC=C(C=C1)COC(=O)CBr
InChIKey
JHVLLYQQQYIWKX-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 769.650,00
Harga reguler Rp 553.350,00 Harga obral Rp 769.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Benzyl Bromoacetate (BCA) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik sebagai bahan baku atau reaktan. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks yang memerlukan reaksi substitusi atau reaksi alkilasi. Sebagai salah satu senyawa pembangun (building block), BCA memiliki peran penting dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik. Dalam proses sintesis, BCA berfungsi sebagai sumber grup bromoasetil yang dapat bereaksi dengan berbagai substrat untuk menghasilkan senyawa baru.

Benzyl Bromoacetate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap kondisi basah atau panas berlebih. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam reaksi kimia, terutama dalam reaksi nucleophilic substitution. Karena sifat ini, BCA sering dipilih dalam reaksi yang memerlukan substitusi bromo pada posisi tertentu. Selain itu, BCA memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pencampuran dan reaksi.

Dalam konteks laboratorium di Indonesia, BCA digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama di universitas dan lembaga riset. Bahan ini sering digunakan dalam proyek sintesis senyawa baru, pengembangan obat, dan studi tentang reaktivitas senyawa organik. Ketersediaan BCA di pasar lokal membuatnya menjadi pilihan yang praktis bagi para peneliti.

  • Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia
  • Reaksi substitusi bromo pada senyawa aromatik untuk modifikasi struktur
  • Pembuatan senyawa alkilasi dalam reaksi kimia organik
  • Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam kondisi tertentu
  • Pengujian katalis dalam reaksi kimia untuk meningkatkan efisiensi

Merek TCI
Nomor CAS 5437-45-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik Cairan
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan panas

Benzyl Bromoacetate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber panas dan cahaya matahari langsung. Bahan ini bersifat reaktif terhadap air, sehingga wadah harus kedap udara dan tidak terkontaminasi oleh kelembapan. Dalam laboratorium, BCA harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Penyimpanan yang tepat akan memperpanjang masa pakai dan menjaga kualitas senyawa.

  • Jung dkk. (2022). In vivo neurophysiological assessment of in silico predictions of neurotoxicity: Citronellal, 3,4-dichloro-1-butene, and benzyl bromoacetate. NeuroToxicology doi:10.1016/j.neuro.2022.02.008

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.