5-Bromo-o-anisaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan gugus bromo yang memberikan sifat reaktif dan spesifik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa heterosiklik, obat, atau bahan kimia industri. Karena sifatnya yang stabil namun reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai proses sintesis.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang unik, yaitu kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti reaksi nucleofilik dan elektrofilik. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk aplikasi dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik. Selain itu, senyawa ini memiliki titik didih dan titik leleh yang relatif tinggi, sehingga memudahkan proses pemisahan dan isolasi dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan analisis kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk keperluan eksperimen dan pengembangan produk kimia baru. Dengan sifatnya yang stabil dan reaktif, senyawa ini menjadi alat yang sangat berguna dalam penelitian ilmiah di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi bromo dalam pembuatan senyawa aromatik
- Pengujian katalis dalam reaksi organik kompleks
- Analisis struktur senyawa melalui spektroskopi
- Produksi bahan kimia industri untuk aplikasi farmasi dan kosmetik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 25016-01-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang reaktif, penggunaan harus dilakukan dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain. Selalu ikuti protokol keselamatan laboratorium untuk menghindari risiko kesehatan dan kecelakaan.
—

