4-Butyrylbiphenyl adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang khas, terdiri dari dua cincin benzena yang terhubung oleh rantai butirat. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun dalam reaksi kimia yang memerlukan struktur aromatik dengan substitusi tertentu. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 4-Butyrylbiphenyl menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
Senyawa ini memiliki sifat non-polar dan memiliki titik leleh yang relatif tinggi, sehingga memudahkan dalam proses pemisahan dan pemurnian. Karena struktur molekulnya yang kompleks, 4-Butyrylbiphenyl juga memiliki daya reaksi yang baik dalam berbagai kondisi reaksi kimia. Karakteristik ini menjadikannya sangat cocok untuk digunakan dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks yang membutuhkan reaktivitas tertentu.
Di laboratorium Indonesia, 4-Butyrylbiphenyl digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan farmasi. Bahan ini sering dimanfaatkan untuk pengembangan senyawa baru, termasuk dalam penelitian obat dan bahan kimia industri. Dengan kehandalannya dalam reaksi kimia, senyawa ini menjadi aset penting bagi para peneliti di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmasi
- Pengembangan bahan kimia industri dengan struktur tertentu
- Studi reaktivitas senyawa dengan substitusi rantai hidrokarbon
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia organik
- Pembuatan senyawa intermediat dalam produksi obat
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13211-01-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan |
4-Butyrylbiphenyl harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan. Bahan ini bersifat tidak mudah terbakar, tetapi tetap perlu dihindari kontak dengan bahan kimia reaktif. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung yang sesuai untuk memastikan keselamatan. Penyimpanan yang tepat akan memperpanjang masa pakai dan menjaga kualitas senyawa.
—








