3-Ethylbiphenyl adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk membangun struktur molekul kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar atau building block yang digunakan untuk sintesis senyawa lain. Sebagai salah satu senyawa aromatik, 3-Ethylbiphenyl memiliki struktur yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, sehingga sangat berguna dalam berbagai eksperimen kimia.
Bahan ini memiliki sifat non-polar dan memiliki titik leleh yang relatif tinggi, yang membuatnya cocok untuk penggunaan dalam kondisi laboratorium yang memerlukan ketahanan terhadap suhu. Karakteristik ini juga memudahkan dalam pemisahan dan pemurnian senyawa selama proses sintesis. Selain itu, 3-Ethylbiphenyl tidak mudah bereaksi dengan senyawa lain dalam kondisi normal, sehingga memberikan kestabilan dalam proses kimia.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 3-Ethylbiphenyl sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini menjadi bagian dari peralatan kimia yang diperlukan untuk eksperimen yang memerlukan senyawa aromatik sebagai bahan baku.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks yang memerlukan struktur biphenil sebagai dasar
- Pengembangan senyawa farmakologis yang membutuhkan rantai hidrokarbon stabil
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam kondisi tertentu
- Pembuatan bahan baku untuk produksi bahan kimia industri
- Eksperimen kimia organik yang memerlukan bahan dengan sifat non-polar
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5668-93-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan udara dan cahaya |
3-Ethylbiphenyl harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap bahan kimia. Dalam penanganan, perlu diperhatikan kehati-hatian dalam penggunaan karena bahan ini bersifat tidak beracun tetapi bisa menyebabkan iritasi jika terkena kulit atau mata. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat mengolah bahan ini.
- Subbiah Pandi dkk. (2001). 3-Amino-4′-methyl-5-ethylbiphenyl-2,4-dicarbonitrile and 3-amino-4′-(N,N-diethylamino)-5-ethylbiphenyl-2,4-dicarbonitrile. Acta Crystallographica Section C Crystal Structure Communications doi:10.1107/s0108270101002128
- Gupta dkk. (2002). Crystal structure of the mesogenic alkene monomer, 3-[4-(4′-ethylbiphenyl)]-1-propene. Liquid Crystals doi:10.1080/02678290210126013
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
