Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 643-93-6

3-Methylbiphenyl TCI M0296

3-Methylbiphenyl TCI M0296

Identitas Kimia

No. CAS
643-93-6
PubChem
CID 12564·SID 87572372
Rumus molekul
C13H12
Berat molekul
168.23 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-methyl-3-phenylbenzene
SMILES
CC1=CC(=CC=C1)C2=CC=CC=C2
InChIKey
NPDIDUXTRAITDE-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.431.150,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.431.150,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M0296 3-Methylbiphenyl (CAS 643-93-6) adalah senyawa hidrokarbon aromatik yang terdiri atas dua cincin benzena yang terhubung langsung, dengan satu gugus metil pada posisi meta salah satu cincin. Senyawa ini termasuk kelompok building block non-heterosiklik, yaitu bahan awal yang dipakai kimiawan untuk membangun kerangka molekul yang lebih besar. Di laboratorium sintesis organik, biaril seperti ini menjadi kerangka dasar bagi ligan, bahan material organik, zat aktif farmasi, serta senyawa acuan pada kajian reaksi kopling silang dan fungsionalisasi ikatan C–H aromatik.

Daya tarik utamanya terletak pada dua jenis titik reaksi yang tersedia sekaligus. Cincin aromatik dapat menjalani reaksi substitusi elektrofilik, sementara gugus metil menyediakan posisi benzilik yang relatif mudah difungsionalisasi, misalnya menjadi turunan benzilik atau dioksidasi lebih lanjut. Letak metil pada posisi meta memberi pola halangan ruang dan distribusi elektron yang berbeda dari isomer orto maupun para, sehingga senyawa ini sering dipakai untuk menguji selektivitas posisi suatu reaksi. Kerangka biaril juga menyumbang sifat lipofilik dan kekakuan konformasi yang penting bagi rancangan ligan serta bahan optoelektronik.

Laboratorium sintesis organik di universitas dan pusat riset Indonesia memanfaatkan building block semacam ini untuk penelitian metodologi reaksi, pengembangan katalis, serta sintesis senyawa target dalam skala milligram hingga gram. Kemasan kecil 1 g dan 5 g sesuai untuk optimasi kondisi reaksi dan percobaan pendahuluan, sedangkan 25 g mendukung sintesis bertahap atau pengulangan rute yang sudah mapan. Ketersediaan beberapa ukuran membantu laboratorium mengelola bahan secara efisien tanpa menyimpan stok berlebih.

  • Bahan awal sintesis turunan biaril: kerangka dua cincin yang sudah terbentuk menghemat satu tahap kopling sehingga rute sintesis target menjadi lebih singkat.
  • Substrat kajian fungsionalisasi ikatan C–H aromatik: pola substitusi meta menghadirkan beberapa posisi tak ekuivalen sehingga selektivitas katalis dapat dibedakan dengan jelas.
  • Prekursor turunan benzilik: gugus metil dapat difungsionalisasi menjadi gugus reaktif yang membuka jalan ke berbagai turunan lanjutan secara terkendali.
  • Kerangka dasar perancangan ligan dan bahan organik fungsional: kekakuan biaril serta sifat lipofilik berguna bagi penyusunan ligan maupun material optoelektronik percobaan.
  • Senyawa pembanding pada analisis kromatografi hidrokarbon aromatik: struktur yang jelas dan terdefinisi memudahkan identifikasi puncak serta verifikasi metode pemisahan.

Merek TCI
Nomor CAS 643-93-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g, 5 g, dan 25 g
Bentuk fisik cairan pada suhu ruang; rujuk lembar data dan sertifikat analisis lot untuk rinciannya
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk, gelap, dan berventilasi baik

Simpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada tempat sejuk, gelap, dan berventilasi baik, terpisah dari bahan pengoksidasi kuat serta jauh dari sumber panas maupun nyala api. Penanganan dilakukan di lemari asam karena senyawa hidrokarbon aromatik dapat menimbulkan uap yang mengiritasi saluran napas. Gunakan sarung tangan yang sesuai, pelindung mata, dan jas laboratorium; hindari kontak dengan kulit serta mata. Pemindahan sebaiknya memakai pipet atau jarum suntik kaca agar wadah tidak lama terbuka dan bahan tidak terkontaminasi. Bersihkan tumpahan dengan penyerap inert lalu kumpulkan sebagai limbah kimia organik. Selalu baca lembar data keselamatan lot yang diterima sebelum bekerja.

  • Huskey dkk. (1994). N-glucuronidation reactions. III. Regioselectivity of N-glucuronidation of methylbiphenyl tetrazole, methylbiphenyl triazole, and methylbiphenyl imidazole using human and rat recombinant UDP-glucuronosyltransferases stably expressed in V79 cells.. Drug Metabolism and Disposition doi:10.1016/s0090-9556(25)07528-2
  • Huskey dkk. (1994). N-glucuronidation reactions. II. Relative N-glucuronidation reactivity of methylbiphenyl tetrazole, methylbiphenyl triazole, and methylbiphenyl imidazole in rat, monkey, and human hepatic microsomes.. Drug Metabolism and Disposition doi:10.1016/s0090-9556(25)07527-0
  • (1997). Preparation of 4-methylbiphenyl and 4,4-dimethylbi-phenyl using ZSM zeolite catalysts. Zeolites doi:10.1016/s0144-2449(97)81270-5

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.