2-Methylbiphenyl adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa aromatik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, terdiri dari dua cincin benzena yang terhubung oleh satu atom karbon, dengan gugus metil yang ditempatkan pada salah satu cincin. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks, baik dalam penelitian farmakologi, material, maupun kimia organik.
Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 2-Methylbiphenyl menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini tidak mudah terdegradasi dalam kondisi normal, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Selain itu, struktur molekulnya yang jelas dan mudah dikenali memudahkan analisis dan identifikasi dalam proses penelitian.
Di laboratorium Indonesia, 2-Methylbiphenyl sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian dari proses pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi dalam bidang farmasi dan material. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan akses bagi para peneliti dan mahasiswa yang membutuhkan bahan ini untuk eksperimen mereka.
- Dalam sintesis senyawa aromatik kompleks, 2-Methylbiphenyl digunakan sebagai bahan baku untuk membangun struktur molekul yang lebih besar dan kompleks.
- Sebagai bahan uji dalam karakterisasi senyawa organik, senyawa ini membantu dalam analisis struktur dan sifat kimia melalui teknik spektroskopi.
- Dalam penelitian farmakologi, 2-Methylbiphenyl digunakan untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki aktivitas biologis tertentu.
- Bahan ini juga digunakan dalam studi reaktivitas senyawa aromatik, untuk memahami mekanisme reaksi kimia dalam kondisi tertentu.
- Sebagai bahan baku dalam pembuatan material organik, 2-Methylbiphenyl berperan dalam pengembangan polimer dan komposit dengan sifat tertentu.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 643-58-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Methylbiphenyl harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang tidak mudah terdegradasi, penyimpanan dalam kondisi normal akan memperpanjang masa pakai bahan ini. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena meskipun tidak beracun, bahan ini bisa menyebabkan iritasi jika terkena kulit atau mata. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan bebas dari percikan untuk mencegah risiko kecelakaan.
- Huskey dkk. (1994). N-glucuronidation reactions. III. Regioselectivity of N-glucuronidation of methylbiphenyl tetrazole, methylbiphenyl triazole, and methylbiphenyl imidazole using human and rat recombinant UDP-glucuronosyltransferases stably expressed in V79 cells.. Drug Metabolism and Disposition doi:10.1016/s0090-9556(25)07528-2
- Huskey dkk. (1994). N-glucuronidation reactions. II. Relative N-glucuronidation reactivity of methylbiphenyl tetrazole, methylbiphenyl triazole, and methylbiphenyl imidazole in rat, monkey, and human hepatic microsomes.. Drug Metabolism and Disposition doi:10.1016/s0090-9556(25)07527-0
- (1997). Preparation of 4-methylbiphenyl and 4,4-dimethylbi-phenyl using ZSM zeolite catalysts. Zeolites doi:10.1016/s0144-2449(97)81270-5
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
