Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 38215-36-0

3-(2-Benzothiazolyl)-7-(diethylamino)coumarin, CAS 38215-36-0, TCI B2088

3-(2-Benzothiazolyl)-7-(diethylamino)coumarin, CAS 38215-36-0, TCI B2088

Identitas Kimia

No. CAS
38215-36-0
PubChem
CID 100334·SID 87564959
Rumus molekul
C20H18N2O2S
Berat molekul
350.4 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-(1,3-benzothiazol-2-yl)-7-(diethylamino)chromen-2-one
SMILES
CCN(CC)C1=CC2=C(C=C1)C=C(C(=O)O2)C3=NC4=CC=CC=C4S3
InChIKey
VBVAVBCYMYWNOU-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.068.500,00
Harga reguler Rp 1.461.600,00 Harga obral Rp 2.068.500,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

3-(2-Benzothiazolyl)-7-(diethylamino)coumarin adalah senyawa organik yang digunakan dalam penelitian material optoelektronik, terutama dalam pengembangan perangkat OLED (Organic Light-Emitting Diode). Senyawa ini memiliki struktur molekuler kompleks yang memungkinkan emisi cahaya dengan panjang gelombang tertentu, menjadikannya bahan penting dalam penelitian ilmu material. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai lapisan emisif dalam OLED, yang berfungsi untuk menghasilkan cahaya secara efisien.

Senyawa ini memiliki sifat kimia stabil dan kemampuan untuk menghasilkan cahaya dengan efisiensi tinggi, sehingga menjadi pilihan utama dalam penelitian material cahaya. Struktur molekulnya yang mengandung benzothiazol dan diethylamino memberikan kestabilan dan keberlanjutan dalam aplikasi optoelektronik. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk penggunaan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan presisi dan konsistensi hasil.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan untuk penelitian dan pengembangan dalam bidang teknologi cahaya, khususnya dalam pengembangan perangkat OLED yang ramah lingkungan dan efisien. Peneliti di Indonesia sering memanfaatkan senyawa ini untuk memperluas pengetahuan tentang material optoelektronik dan aplikasinya dalam industri.

Brosur TCI (PDF)

  • Penelitian pengembangan material OLED untuk perangkat cahaya berbasis organik
  • Uji kinerja material emisif dalam lingkungan laboratorium pengujian cahaya
  • Pengembangan teknologi display dengan efisiensi tinggi dan konsumsi daya rendah
  • Penelitian karakteristik emisi cahaya dari senyawa organik
  • Pemantauan stabilitas kimia senyawa dalam kondisi tertentu

Merek TCI
Nomor CAS 38215-36-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Electronic Materials > Organic Light-Emitting Diode (OLED) Materials
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik Padat
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber cahaya langsung dan panas. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup untuk menjaga kestabilan kimia. Gunakan sarung tangan dan masker saat mengambil atau memproses bahan untuk mencegah paparan langsung.

—