2-Bromoanthraquinone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku yang berperan dalam pembentukan struktur molekuler baru. Sebagai salah satu komponen dalam kategori building blocks, senyawa ini memiliki potensi untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi substitusi, oksidasi, dan reduksi.
Karakteristik utama dari 2-Bromoanthraquinone adalah struktur molekulnya yang kompleks dan keberadaan gugus bromo yang memungkinkan reaktivitas tinggi. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kondisi lingkungan seperti kelembapan dan paparan cahaya. Karena sifat ini, senyawa ini dipilih dalam reaksi tertentu untuk memperoleh hasil yang konsisten dan akurat.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, 2-Bromoanthraquinone digunakan sebagai bahan baku dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa dengan struktur kompleks. Bahan ini juga sering digunakan dalam penelitian farmasi dan material untuk pengembangan produk baru.
Brosur TCI (PDF)
- Building Blocks for Organic Semiconductor 2026-03-24 · hal. 9
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi bromo dalam sintesis senyawa aromatik
- Penelitian kimia organik untuk pengembangan material inovatif
- Pembuatan senyawa dengan struktur kompleks melalui reaksi oksidasi
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam berbagai kondisi eksperimental
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 572-83-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berwarna putih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Bromoanthraquinone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk mempertahankan stabilitas senyawa. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik untuk mengurangi risiko paparan.
- Wang dkk. (2009). Decolorization of 1-amino-4-bromoanthraquinone-2-sulfonic acid in bioaugmented membrane bioreactor. Process Biochemistry doi:10.1016/j.procbio.2009.03.015
- Yano (1997). Electrochromism of Polyaniline Film Incorporating a Red Quinone 1‐Amino‐4‐bromoanthraquinone‐2‐sulfonate. Journal of The Electrochemical Society doi:10.1149/1.1837435
- Fan dkk. (2008). Decolorization mechanism of 1-amino-4-bromoanthraquinone-2-sulfonic acid using Sphingomonas herbicidovorans FL. Dyes and Pigments doi:10.1016/j.dyepig.2007.10.004
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








