1,5-Dibromoanthraquinone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini termasuk dalam kategori senyawa pembangun (building blocks) yang sering digunakan dalam sintesis organik. Sebagai senyawa aromatik dengan substituen bromo, 1,5-Dibromoanthraquinone memiliki struktur yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, sehingga menjadi bahan yang sangat berguna dalam laboratorium kimia.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang menarik karena memiliki dua atom bromo yang ditempatkan pada posisi 1 dan 5 pada cincin anthraquinone. Karakteristik ini memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi substitusi, reduksi, dan oksidasi. Karena sifatnya yang tidak heterosiklik, senyawa ini lebih mudah diprediksi dalam reaksi kimia dibandingkan senyawa heterosiklik.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, 1,5-Dibromoanthraquinone sering digunakan oleh peneliti kimia untuk studi sintesis senyawa baru, pengembangan obat, dan penelitian material. Bahan ini juga menjadi bagian dari program pendidikan di berbagai universitas dan lembaga penelitian, sebagai bahan dasar untuk eksperimen kimia lanjutan.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan substitusi bromo pada struktur anthraquinone
- Penelitian dalam bidang farmakologi untuk pengembangan senyawa obat baru
- Eksperimen kimia untuk studi reaktivitas senyawa aromatik
- Pengembangan material kimia dengan sifat tertentu melalui modifikasi struktur
- Penelitian tentang reaksi kimia yang melibatkan substitusi dan reduksi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 602-77-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
1,5-Dibromoanthraquinone harus disimpan dalam wadah tertutup dan terlindung dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia disarankan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- Dhakal dkk. (2016). Self-Healing Properties of 1-Amino,2,4-Dibromoanthraquinone Dye Doped in PMMA Polymer. The Journal of Physical Chemistry C doi:10.1021/acs.jpcc.6b10061
- Hamanoue dkk. (1991). Existence of the second excited triplet state of 1,8-dibromoanthraquinone observed by picosecond laser photolysis in solutions at room temperature. Journal of the Chemical Society, Faraday Transactions doi:10.1039/ft9918703487
- Hayashi dkk. (2001). High Frequency of Ras Mutations in Forestomach and Lung Tumors of B6C3F1 Mice Exposed to 1-Amino-2,4-dibromoanthraquinone for 2 Years. Toxicologic Pathology doi:10.1080/01926230152499908
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
