3,4-Dichlorophenacyl Bromide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa yang memiliki struktur kompleks. Sebagai bahan pembangun, senyawa ini berperan penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktif, yang memungkinkannya berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti reaksi nucleofilik, reaksi substitusi, dan reaksi kondensasi. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat dalam berbagai eksperimen laboratorium yang membutuhkan senyawa dengan reaktivitas yang terkendali. Selain itu, senyawa ini memiliki struktur molekul yang jelas dan dapat dianalisis secara akurat menggunakan berbagai teknik spektral.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh para peneliti yang sedang mengembangkan senyawa baru atau mempelajari mekanisme reaksi kimia. Bahan ini juga ditemukan dalam berbagai proyek pendidikan dan penelitian yang terkait dengan sintesis senyawa aktif biologis.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi nucleofilik dalam kimia organik
- Pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis tinggi
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia kompleks
- Pengembangan material baru dengan sifat spesifik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2632-10-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung terhadap cahaya matahari atau kelembapan tinggi, karena dapat memengaruhi stabilitas senyawa. Gunakan wadah yang tahan terhadap bahan kimia untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, serta kerjakan di area yang terkontrol untuk meminimalkan risiko paparan.
—





