2,4-Dichlorophenacyl Bromide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan substitusi halogen atau pembentukan senyawa aromatik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen penting dalam pembuatan senyawa aktif biologis, obat-obatan, atau bahan kimia industri. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini sering digunakan dalam reaksi substitusi nukleofilik atau reaksi elektrofilik.
Bahan ini memiliki struktur molekuler yang stabil namun sangat reaktif, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia yang memerlukan substrat dengan grup halogen. Karena sifatnya yang mudah bereaksi, senyawa ini dipilih karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia yang kompleks. Selain itu, senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan pemurnian dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam studi tentang sintesis senyawa aktif biologis. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini sebagai bahan baku dalam eksperimen yang melibatkan reaksi kimia kompleks. Karena kehandalannya dalam berbagai reaksi, senyawa ini menjadi pilihan utama di berbagai laboratorium di Indonesia.
- Sintesis senyawa aktif biologis karena reaktivitas tinggi dan kemampuan substitusi halogen
- Reaksi elektrofilik untuk pembentukan senyawa aromatik kompleks
- Pembuatan obat-obatan melalui reaksi substitusi nukleofilik
- Penelitian kimia organik dalam studi struktur molekuler
- Pengembangan bahan kimia industri melalui reaksi kimia berulang
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2631-72-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selain itu, wadah penyimpanan harus terhindar dari kelembapan untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Penanganan yang tepat akan memastikan keamanan dan kualitas senyawa dalam proses eksperimen.
—
