4-Bromo-3-nitrobenzotrifluoride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik, terutama dalam pembuatan senyawa kompleks dan derivat fluoroaromatik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku yang sangat penting untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai prekursor dalam reaksi substitusi, reaksi nitrasasi, dan reaksi fluoroalkilasi.
Karakteristik utama dari 4-Bromo-3-nitrobenzotrifluoride termasuk keberadaan grup bromo dan nitro yang memberikan reaktivitas tinggi terhadap berbagai reaksi kimia. Selain itu, keberadaan fluor di atom karbon juga memberikan stabilitas tertentu terhadap reaksi degradasi. Kombinasi dari struktur ini membuat senyawa ini sangat cocok untuk reaksi yang memerlukan presisi tinggi dan kontrol yang ketat.
Dalam laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi farmakologis atau industri. Bahan ini juga sering diaplikasikan dalam penelitian tentang senyawa fluorinasi yang memiliki potensi dalam bidang material dan lingkungan.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 41
- Reaksi substitusi bromo untuk sintesis senyawa aromatik kompleks
- Nitrasasi aromatik dalam pembuatan senyawa nitroderivatif
- Reaksi fluoroalkilasi untuk pembuatan senyawa fluorinasi
- Sintesis senyawa farmakologis dengan struktur kompleks
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri dan lingkungan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 349-03-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
4-Bromo-3-nitrobenzotrifluoride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber panas, cahaya, dan kelembapan. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas bahan tetap terjaga dan mengurangi risiko reaksi kimia yang tidak diinginkan.
—
