2-Bromo-4-chloroanisole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan substitusi dan reaksi elektrofilik. Sebagai salah satu komponen dalam kategori Building Blocks, senyawa ini memiliki peran penting dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi farmakologis atau industri. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai substrat atau reaktan dalam berbagai proses sintesis.
Karakteristik utama dari 2-Bromo-4-chloroanisole adalah struktur molekulnya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia yang kompleks. Senyawa ini memiliki kelompok bromo dan kloro yang memberikan sifat elektron menarik, sehingga memudahkan reaksi substitusi. Kemurnian dan konsistensi kualitasnya menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang membutuhkan presisi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering digunakan dalam proyek yang terkait dengan sintesis senyawa farmakologis, bahan kimia industri, dan studi struktur molekul. Ketersediaannya dan kualitasnya menjadikannya bahan yang sangat dibutuhkan dalam berbagai bidang ilmu kimia.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang membutuhkan substitusi bromo dan kloro
- Pengembangan senyawa farmakologis dengan struktur tertentu
- Reaksi elektrofilik untuk menghasilkan senyawa baru
- Penelitian struktur molekul dan reaktivitas senyawa organik
- Studi tentang mekanisme reaksi kimia dalam kondisi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 60633-25-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena bersifat kimia, wadah harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker wajah sangat dianjurkan untuk mencegah kontak langsung. Selain itu, senyawa ini harus dihindari dari kontak dengan air atau bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
—

