Langsung ke informasi produk
1 dari 3

TCI

CAS 203866-13-1

(2S,4S)-1-(tert-Butoxycarbonyl)-4-fluoro-2-pyrrolidinecarboxylic Acid, CAS 203866-13-1, TCI B3178

(2S,4S)-1-(tert-Butoxycarbonyl)-4-fluoro-2-pyrrolidinecarboxylic Acid, CAS 203866-13-1, TCI B3178

Identitas Kimia

No. CAS
203866-13-1
PubChem
CID 2756017·SID 87560214
Rumus molekul
C10H16FNO4
Berat molekul
233.24 g/mol
Kemurnian
>97.0%(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2S,4S)-4-fluoro-1-[(2-methylpropan-2-yl)oxycarbonyl]pyrrolidine-2-carboxylic acid
SMILES
CC(C)(C)OC(=O)N1C[C@H](C[C@H]1C(=O)O)F
InChIKey
YGWZXQOYEBWUTH-BQBZGAKWSA-N
Harga reguler Rp 530.250,00
Harga reguler Rp 386.400,00 Harga obral Rp 530.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

(2S,4S)-1-(tert-Butoxycarbonyl)-4-fluoro-2-pyrrolidinecarboxylic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam bidang kimia organik dan biokimia, terutama dalam sintesis senyawa peptida. Senyawa ini memiliki struktur dasar pirrolidin yang diperlakukan dengan grup tert-butoxycarbonyl (Boc) dan substitusi fluor di posisi 4. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa aktif biologis, termasuk peptida dan analognya. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen kunci dalam reaksi kimia yang memerlukan pengendalian reaktivitas dan stabilitas struktur molekuler.

Karakteristik utama senyawa ini meliputi kelarutan dalam pelarut organik seperti etil asetat dan keterikatan kuat pada grup Boc yang membantu dalam pengendalian reaksi kimia. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis peptida karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi penggabungan dan deproteksi secara terkendali. Selain itu, keberadaan atom fluor memberikan variasi dalam sifat elektronik dan reaktivitas molekul, yang sangat penting dalam desain senyawa dengan aktivitas biologis spesifik.

Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti di bidang kimia organik, biokimia, dan farmakologi. Bahan ini menjadi bagian dari proses penelitian dan pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Ketersediaan dan kualitasnya yang baik menjadikannya pilihan yang relevan untuk laboratorium yang sedang berkembang.

  • Sintesis peptida dengan struktur kompleks memerlukan bahan baku yang stabil dan reaktif
  • Pengembangan senyawa aktif biologis untuk penelitian farmakologi dan terapi
  • Reaksi kimia organik yang memerlukan kontrol presisi pada struktur molekuler
  • Penelitian tentang efek substitusi fluor pada aktivitas biologis senyawa
  • Pengujian keterikatan grup Boc dalam reaksi deproteksi dan penggabungan molekul

Merek TCI
Nomor CAS 203866-13-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry
Ukuran kemasan 200mg, 1g
Bentuk fisik Padat (serbuk)
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Dalam penanganan, perlakukan dengan hati-hati karena sifat kimia tertentu yang mungkin memerlukan perlindungan peralatan dan prosedur keselamatan laboratorium. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi atau reaksi yang tidak diinginkan.

  • INOGUCHI dkk. (1990). ChemInform Abstract: Asymmetric Reactions Catalyzed by Chiral Metal Complexes. Part 32. Efficient Asymmetric Hydrogenation of Itaconic Acid Derivatives Catalyzed by Rhodium Complexes of Improved (2S,4S)‐N‐(tert‐Butoxycarbonyl)‐4‐(diphenylphosphino)‐2‐((diphenylphosphino)methyl)pyrrolidine (BPPM) Analogues.. ChemInform doi:10.1002/chin.199003108
  • (1996). DIETHYL (2S,3R)-2-(N-tert-BUTOXYCARBONYL)AMINO- 3-HYDROXYSUCCINATE. Organic Syntheses doi:10.15227/orgsyn.073.0184
  • Chandrasekhar dkk. (2002). Synthesis of unusual amino acids: N-(tert-butoxycarbonyl)-l-vinyl glycine and N-(tert-butoxycarbonyl)-l-homophenylalanine. Tetrahedron: Asymmetry doi:10.1016/s0957-4166(02)00120-9

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.