11-Bromo-1-undecene adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur alkena dengan substitusi bromo di posisi 1, menjadikannya sangat relevan dalam reaksi kimia seperti reaksi substitusi, adisi, atau reaksi radikal bebas. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun molekul baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
Karena sifat reaktivitasnya yang tinggi, 11-Bromo-1-undecene sangat cocok untuk reaksi kimia yang memerlukan substrat dengan kelompok fungsional yang mudah bereaksi. Senyawa ini memiliki struktur linier yang memudahkan proses penambahan gugus fungsi lainnya. Karena ketersediaannya yang terbatas dan kebutuhan khusus dalam sintesis, senyawa ini sering dipilih oleh peneliti yang membutuhkan bahan dengan sifat kimia spesifik.
Di laboratorium Indonesia, 11-Bromo-1-undecene digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam program penelitian yang fokus pada sintesis senyawa baru. Bahan ini juga sering diaplikasikan dalam pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan material. Karena kebutuhan yang spesifik, senyawa ini menjadi bagian penting dalam laboratorium yang melakukan penelitian terapan dan dasar.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan substitusi bromo
- Reaksi adisi untuk pembentukan senyawa dengan struktur baru
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan material
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa alkena
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses sintesis molekul besar
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7766-50-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Karena sifat reaktifnya, penanganan harus dilakukan dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan yang kering dan terkontrol suhunya untuk meminimalkan risiko degradasi atau reaksi tidak terduga.
—



