2-Bromo-N-(tert-butoxycarbonyl)benzylamine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia organik, terutama dalam pembentukan senyawa heterosiklik atau senyawa dengan struktur kompleks. Sebagai bahan pembangun, senyawa ini berperan sebagai komponen penting dalam proses sintesis yang memerlukan modifikasi fungional pada rantai benzena.
Senyawa ini memiliki struktur yang stabil dan memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil amina atau dimetil sulfoxida. Sifat kimia dan fisiknya memungkinkan senyawa ini untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi substitusi, reduksi, atau reaksi dengan reagen tertentu. Karena sifatnya yang reaktif dan fleksibel, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan dengan kemampuan modifikasi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa obat. Bahan ini juga ditemukan dalam penelitian tentang senyawa dengan aktivitas biologis, seperti senyawa yang berpotensi sebagai obat atau bahan aktif dalam formulasi farmasi. Karena kegunaannya yang luas, senyawa ini menjadi salah satu bahan yang sering dicari oleh para peneliti dan mahasiswa di laboratorium kimia.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi pada rantai benzena untuk modifikasi fungsi
- Pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis dalam penelitian farmakologi
- Pengembangan senyawa organik kompleks melalui reaksi kimia tertentu
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan struktur tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 162356-90-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Bahan ini bersifat reaktif dan harus dihindari dari paparan bahan kimia lain yang dapat memicu reaksi tidak diinginkan.
—






