6-Bromo-2-benzoxazolinone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa heterosiklik. Senyawa ini memiliki aplikasi luas dalam bidang farmakologi, kimia organik, dan penelitian material. Dalam laboratorium, bahan ini sering dijumpai dalam proses pengembangan obat baru atau modifikasi senyawa kimia.
6-Bromo-2-benzoxazolinone memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap suhu dan kelembapan. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang berbeda tergantung pada pelarut yang digunakan. Karena sifat tersebut, bahan ini memerlukan penanganan yang hati-hati dan penyimpanan yang tepat untuk mempertahankan kualitasnya.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan dalam penelitian kimia organik dan farmakologi. Banyak institusi pendidikan dan penelitian menggunakannya untuk eksperimen yang memerlukan senyawa dengan struktur kompleks. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri.
Produk TCI terkait
- Bahan ini digunakan dalam sintesis senyawa heterosiklik yang memiliki aktivitas biologis.
- Senyawa ini cocok untuk reaksi substitusi bromo yang memerlukan kestabilan struktur molekuler.
- Bahan ini sering dipakai dalam penelitian farmakologi untuk mengembangkan obat baru.
- Senyawa ini bisa digunakan dalam reaksi kondensasi untuk menghasilkan senyawa dengan struktur kompleks.
- Bahan ini juga relevan dalam penelitian material kimia yang memerlukan senyawa dengan sifat tertentu.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 19932-85-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | TCI |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung dan kelembapan. |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara bebas. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin sangat dianjurkan untuk mencegah penguraian atau reaksi kimia yang tidak diinginkan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau gelas. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk meminimalkan risiko kontak langsung.
—








