5-Chlorosalicylamide dari TCI adalah turunan salisilamida yang membawa atom klorin pada posisi 5 cincin benzena. Senyawa ini memiliki gugus hidroksil fenolik dan gugus amida primer yang bersebelahan (posisi orto). Pola ini khas keluarga salisilat dan memungkinkan terbentuknya ikatan hidrogen intramolekul. Sebagai building block non-heterosiklik, bahan ini dipakai untuk membangun turunan salisilamida, salisilanilida, dan cincin heterosiklik seperti benzoksazinon. Kelompok senyawa tersebut banyak dikaji dalam kimia medisinal dan agrokimia.
Senyawa ini dipilih karena gugus hidroksil dan amida yang berposisi orto dapat bekerja bersama dalam reaksi siklisasi. Contohnya kondensasi dengan aldehida, keton, atau turunan karbonil untuk membentuk cincin heterosiklik beranggota enam. Gugus fenol juga dapat dialkilasi atau diasilasi secara selektif, sedangkan amida dapat didehidrasi atau dimodifikasi lebih lanjut. Atom klorin pada posisi 5 meningkatkan lipofilisitas dan memengaruhi sifat elektronik cincin. Substituen ini sering dijumpai pada senyawa salisilat bioaktif, sehingga menjadi titik awal yang relevan dalam studi hubungan struktur–aktivitas.
Di laboratorium Indonesia, 5-Chlorosalicylamide bermanfaat bagi peneliti kimia medisinal dan farmasi yang mengembangkan senyawa antimikroba atau antiparasit berbasis salisilamida, kelompok sintesis heterosiklik, serta peneliti kimia koordinasi yang mempelajari ligan pengkelat logam. Kemasan 5g ideal untuk skrining awal dan sintesis analog, sementara 25g mendukung pengembangan rute yang lebih panjang. Bahan ini juga dapat menjadi contoh menarik dalam pembelajaran ikatan hidrogen intramolekul dan spektroskopi.
Produk TCI terkait
- 3-Chlorosalicylic Acid, CAS 1829-32-9, TCI C3522
- 3,5,6-Trichlorosalicylic Acid, CAS 40932-60-3, TCI T1406
- 5-Bromo-4'-chlorosalicylanilide, CAS 3679-64-9, TCI B0897
- 3',4',5-Trichlorosalicylanilide, CAS 642-84-2, TCI T0668
- 3-Chlorosalicylaldehyde, CAS 1927-94-2, TCI C3166
- 4-Chlorosalicylaldehyde, CAS 2420-26-0, TCI C2653
- Sintesis benzoksazinon dan heterosiklik terkait: gugus hidroksil dan amida yang bersebelahan dapat disiklisasi dengan senyawa karbonil untuk membentuk cincin heterosiklik yang menarik secara farmakologis.
- Pengembangan analog salisilamida bioaktif: substituen klorin pada posisi 5 menjadikannya bahan awal relevan untuk merancang turunan yang dikaji sebagai kandidat antimikroba atau antiparasit.
- Alkilasi atau asilasi selektif gugus fenol: gugus hidroksil fenolik dapat dimodifikasi untuk mempelajari pengaruh gugus pengganti terhadap kelarutan, stabilitas, dan aktivitas biologis senyawa.
- Studi ligan pengkelat logam: susunan gugus hidroksil dan amida yang berdekatan memungkinkan pembentukan kompleks dengan ion logam sehingga berguna dalam riset kimia koordinasi.
- Pembelajaran ikatan hidrogen intramolekul: interaksi antara gugus fenol dan amida dapat diamati melalui spektroskopi inframerah dan NMR sebagai bahan praktikum kimia organik fisik.
| Merek | TCI (kode produk C0787) |
|---|---|
| Nomor CAS | 7120-43-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | padatan (serbuk/kristal); rincian lihat label dan sertifikat analisis |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan 5-Chlorosalicylamide dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, berventilasi baik, dan terlindung dari cahaya serta kelembapan. Jauhkan dari oksidator kuat dan basa kuat yang dapat bereaksi dengan gugus fenol. Saat menimbang, gunakan spatula bersih, lakukan di area berventilasi atau lemari asam, dan kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, serta jas lab untuk mencegah kontak dengan kulit, mata, dan terhirupnya debu. Tutup kembali wadah segera setelah digunakan, dan baca Lembar Data Keselamatan produsen.
—






