3',4',5-Trichlorosalicylanilide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan substitusi klor pada struktur salisilat. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang sangat penting untuk pengembangan senyawa baru, termasuk obat-obatan, bahan kimia industri, dan bahan aktif dalam produk farmasi.
Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang baik, 3',4',5-Trichlorosalicylanilide menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi elektrofilik dan reaksi katalitik. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaksi dengan berbagai reaktan seperti amina, alkohol, dan basa kuat. Keberagaman reaksi yang dapat dilakukan menjadikannya sangat fleksibel dalam berbagai aplikasi kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa aktif. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini sebagai komponen kunci dalam eksperimen yang bertujuan menghasilkan senyawa baru dengan aktivitas biologis tertentu.
- Sintesis senyawa obat dengan struktur kompleks yang memerlukan substitusi klor
- Reaksi katalitik untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas farmakologis
- Pengembangan bahan kimia industri yang membutuhkan struktur salisilat modifikasi
- Penelitian tentang efek biologis senyawa organik dengan substitusi klor
- Eksperimen kimia organik untuk menguji reaktivitas senyawa dalam berbagai kondisi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 642-84-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah reaksi dengan kelembapan atau oksigen. Karena bersifat kimia aktif, penanganannya harus dilakukan dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Jangan menyimpannya bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk menghindari reaksi tidak diinginkan.
—
