3,5,4'-Tribromosalicylanilide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Senyawa ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen dasar dalam pembentukan senyawa organik lebih kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi substitusi dan reaksi lain yang memerlukan grup bromo pada struktur molekul.
Salah satu keunggulan dari 3,5,4'-Tribromosalicylanilide adalah kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi lain, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa dengan struktur yang beragam. Sifat kimia dan reaktivitasnya yang stabil membuat senyawa ini cocok untuk digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tarik dalam aplikasi sintesis karena kemampuannya untuk berperan sebagai donor elektron dalam reaksi tertentu.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan material. Karena keberagaman aplikasinya, senyawa ini menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan mahasiswa yang sedang mengembangkan senyawa baru atau memperbaiki proses sintesis.
- Sintesis senyawa organik kompleks dengan struktur bromo
- Reaksi substitusi bromo pada struktur molekul
- Pembuatan senyawa intermediat untuk produksi obat
- Penelitian kimia farmasi untuk pengembangan obat baru
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam berbagai kondisi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 87-10-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan udara lembap untuk mencegah degradasi. Saat menangani senyawa ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kebocoran atau kontaminasi.
—
