5-Bromosalicylic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan reaksi lainnya. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini menjadi komponen penting dalam pembuatan senyawa kompleks yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
5-Bromosalicylic Acid memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam berbagai kondisi reaksi. Sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang membutuhkan keakuratan dan konsistensi hasil. Karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai reagen, senyawa ini sangat fleksibel dalam penggunaan.
Di laboratorium Indonesia, 5-Bromosalicylic Acid digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan senyawa heterosiklik. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam pengembangan obat dan bahan kimia industri. Karena keberadaannya yang stabil dan mudah diperoleh, senyawa ini menjadi pilihan utama di berbagai institusi penelitian dan industri kimia di Indonesia.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa aromatik yang membutuhkan reaksi substitusi bromo
- Pengembangan obat dengan struktur senyawa kompleks
- Reaksi kimia organik yang memerlukan bahan dasar stabil
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa bromo
- Pembuatan senyawa heterosiklik melalui reaksi substitusi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 89-55-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung |
5-Bromosalicylic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Selama penyimpanan, pastikan wadah tetap tertutup rapat untuk mencegah penyerapan kelembapan atau kontaminasi.
- Grishchenko dkk. (2021). Pd-catalyzed cross-coupling of arabinogalactan propargyl ethers with 5-bromosalicylic acid. Carbohydrate Polymers doi:10.1016/j.carbpol.2021.118561
- Zou dkk. (2019). Tailoring optical cross sections of gold nanorods at a target plasmonic resonance wavelength using bromosalicylic acid. RSC Advances doi:10.1039/c9ra02106j
- Cheng dkk. (2006). Syntheses and Characterizations of Two Novel Silver Polymers from Assembly 5‐Bromosalicylic Acid and 2‐Aminobenzoic Acid, with High Inhibitory Activities against Jack Bean Urease. Zeitschrift für anorganische und allgemeine Chemie doi:10.1002/zaac.200600162
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.






