5-Chloro-1-phenyl-1H-tetrazole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa dengan struktur tetrazol. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik dan sintesis obat karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan reaksi ring-opening.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap suhu tinggi dan paparan sinar UV. Karena struktur heterosikliknya, senyawa ini memiliki kestabilan tertentu terhadap reaksi oksidasi, sehingga cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemampuannya untuk larut dalam pelarut organik membuatnya mudah digunakan dalam berbagai proses sintesis.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi pilihan karena ketersediaannya dan kehandalannya dalam berbagai aplikasi sintetik. Peneliti lokal sering menggunakannya untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi farmakologis atau industri.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi dalam sintesis senyawa aromatik
- Penelitian kimia organik untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan kosmetik
- Uji keterlarutan dan stabilitas senyawa dalam berbagai pelarut
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 14210-25-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung |
5-Chloro-1-phenyl-1H-tetrazole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan sinar UV. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan yang sejuk dan kering, dengan suhu tidak melebihi 25°C. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Selama penanganan, harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
—
