Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 15484-44-3

Sodium 2-Chloroethanesulfonate (ca. 13% in Water), CAS 15484-44-3, TCI C1110

Sodium 2-Chloroethanesulfonate (ca. 13% in Water), CAS 15484-44-3, TCI C1110

Identitas Kimia

Nama lain
2-Chloroethanesulfonic Acid Sodium Salt (ca. 13% in Water)
No. CAS
15484-44-3
PubChem
CID 23666332·SID 87566141
Rumus molekul
C2H4ClNaO3S
Berat molekul
166.55 g/mol
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
sodium;2-chloroethanesulfonate;hydrate
SMILES
C(CCl)S(=O)(=O)[O-].O.[Na+]
InChIKey
OSEJMOGPHHVJJG-UHFFFAOYSA-M
MDL
MDL00007531
Harga reguler Rp 637.350,00
Harga reguler Rp 445.200,00 Harga obral Rp 637.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Sodium 2-Chloroethanesulfonate (ca. 13% in Water) dari TCI dengan kode C1110 adalah garam natrium dari asam 2-kloroetanasulfonat dan dipasok dalam bentuk larutan berair. Senyawa ini membawa dua gugus fungsi dalam satu molekul pendek: atom klorin yang reaktif terhadap nukleofil dan gugus sulfonat yang sangat polar. Di laboratorium, bahan ini dimanfaatkan sebagai reagen untuk memasukkan gugus sulfoetil ke dalam molekul lain, baik molekul kecil maupun polimer, sehingga produknya menjadi lebih hidrofilik dan larut dalam air.

Bahan ini dipilih karena reaksinya relatif sederhana. Atom klorin dapat disubstitusi oleh amina, tiol, alkoksida, atau gugus hidroksil polimer, sedangkan gugus sulfonat tetap utuh dan memberi muatan negatif yang stabil. Bentuk larutan berair dengan konsentrasi sekitar 13% sebagaimana tertera pada nama produk memudahkan penakaran dan sangat cocok untuk reaksi yang memang berlangsung di media air. Pengguna perlu memperhitungkan kandungan air ini saat menghitung stoikiometri. Rincian teknis lain mengacu pada sertifikat analisis TCI.

Di Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium kimia polimer, kimia material, dan farmasi yang memodifikasi biopolimer seperti selulosa, pati, atau kitosan, yang sumbernya melimpah di dalam negeri. Penelitian surfaktan dan bahan pembantu tekstil juga dapat memanfaatkannya. Tersedia kemasan 25g untuk penelitian awal dan 500g untuk percobaan berulang atau optimasi kondisi reaksi.

  • Sulfoetilasi biopolimer: reagen ini dipakai untuk memasang gugus sulfoetil pada selulosa, pati, atau kitosan sehingga turunan yang dihasilkan lebih larut air dan bermuatan negatif.
  • Sintesis turunan taurin dan asam aminosulfonat: reaksi dengan amina menghasilkan senyawa yang memiliki gugus aminoetanasulfonat, yang berguna dalam penelitian biokimia dan pembuatan buffer.
  • Penelitian surfaktan anionik: penggabungan rantai hidrofobik dengan gugus sulfonat dari reagen ini memungkinkan pembuatan surfaktan percobaan untuk dipelajari sifat antarmukanya.
  • Modifikasi permukaan material: gugus klorin yang reaktif memudahkan pemasangan gugus sulfonat pada permukaan yang memiliki nukleofil, sehingga sifat pembasahan dan muatannya dapat diubah.
  • Pembuatan resin atau membran penukar kation percobaan: gugus sulfonat yang dimasukkan memberi situs bermuatan tetap yang diperlukan untuk studi pertukaran ion.

Merek TCI (kode produk C1110)
Nomor CAS 15484-44-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik larutan berair (ca. 13% in Water, sesuai nama produk)
Penyimpanan simpan tertutup rapat, hindari penguapan dan suhu ekstrem

Simpan larutan ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat agar kandungan air tidak menguap dan konsentrasinya tidak berubah. Letakkan di tempat sejuk, terlindung dari sinar matahari langsung, dan jauh dari oksidator kuat. Karena atom klorinnya reaktif sebagai agen alkilasi, hindari kontak dengan kulit dan mata. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Kocok perlahan sebelum diambil bila ada endapan, lalu buang limbah berair sesuai aturan limbah kimia institusi. Selalu rujuk SDS TCI sebelum digunakan.

—