Sodium 2-Chloroethanesulfonate (ca. 13% in Water) dari TCI dengan kode C1110 adalah garam natrium dari asam 2-kloroetanasulfonat dan dipasok dalam bentuk larutan berair. Senyawa ini membawa dua gugus fungsi dalam satu molekul pendek: atom klorin yang reaktif terhadap nukleofil dan gugus sulfonat yang sangat polar. Di laboratorium, bahan ini dimanfaatkan sebagai reagen untuk memasukkan gugus sulfoetil ke dalam molekul lain, baik molekul kecil maupun polimer, sehingga produknya menjadi lebih hidrofilik dan larut dalam air.
Bahan ini dipilih karena reaksinya relatif sederhana. Atom klorin dapat disubstitusi oleh amina, tiol, alkoksida, atau gugus hidroksil polimer, sedangkan gugus sulfonat tetap utuh dan memberi muatan negatif yang stabil. Bentuk larutan berair dengan konsentrasi sekitar 13% sebagaimana tertera pada nama produk memudahkan penakaran dan sangat cocok untuk reaksi yang memang berlangsung di media air. Pengguna perlu memperhitungkan kandungan air ini saat menghitung stoikiometri. Rincian teknis lain mengacu pada sertifikat analisis TCI.
Di Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium kimia polimer, kimia material, dan farmasi yang memodifikasi biopolimer seperti selulosa, pati, atau kitosan, yang sumbernya melimpah di dalam negeri. Penelitian surfaktan dan bahan pembantu tekstil juga dapat memanfaatkannya. Tersedia kemasan 25g untuk penelitian awal dan 500g untuk percobaan berulang atau optimasi kondisi reaksi.
Produk TCI terkait
- 2-Chloroethanesulfonyl Chloride, CAS 1622-32-8, TCI C1142
- 4-Sulfophthalic Acid (contains 3-Sulfophthalic Acid) (ca 50% in Water), CAS 89-08-7, TCI S0136
- 1,3-Propanedisulfonic Acid (50-60% in Water), CAS 21668-77-9, TCI P1204
- 3-Hydroxypropanesulfonic Acid (contains varying amounts of 3,3'-Oxydipropanesulfonic Acid) (ca 80% in Water, ca 78mol/L), CAS 15909-83-8, TCI H0597
- Chloroethane (ca. 17% in Ethyl Ether, ca. 2.0mol/L), CAS 75-00-3, TCI C2882
- 2-Chloroethyl p-Toluenesulfonate, CAS 80-41-1, TCI C2380
- Sulfoetilasi biopolimer: reagen ini dipakai untuk memasang gugus sulfoetil pada selulosa, pati, atau kitosan sehingga turunan yang dihasilkan lebih larut air dan bermuatan negatif.
- Sintesis turunan taurin dan asam aminosulfonat: reaksi dengan amina menghasilkan senyawa yang memiliki gugus aminoetanasulfonat, yang berguna dalam penelitian biokimia dan pembuatan buffer.
- Penelitian surfaktan anionik: penggabungan rantai hidrofobik dengan gugus sulfonat dari reagen ini memungkinkan pembuatan surfaktan percobaan untuk dipelajari sifat antarmukanya.
- Modifikasi permukaan material: gugus klorin yang reaktif memudahkan pemasangan gugus sulfonat pada permukaan yang memiliki nukleofil, sehingga sifat pembasahan dan muatannya dapat diubah.
- Pembuatan resin atau membran penukar kation percobaan: gugus sulfonat yang dimasukkan memberi situs bermuatan tetap yang diperlukan untuk studi pertukaran ion.
| Merek | TCI (kode produk C1110) |
|---|---|
| Nomor CAS | 15484-44-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | larutan berair (ca. 13% in Water, sesuai nama produk) |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat, hindari penguapan dan suhu ekstrem |
Simpan larutan ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat agar kandungan air tidak menguap dan konsentrasinya tidak berubah. Letakkan di tempat sejuk, terlindung dari sinar matahari langsung, dan jauh dari oksidator kuat. Karena atom klorinnya reaktif sebagai agen alkilasi, hindari kontak dengan kulit dan mata. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Kocok perlahan sebelum diambil bila ada endapan, lalu buang limbah berair sesuai aturan limbah kimia institusi. Selalu rujuk SDS TCI sebelum digunakan.
—








