4-Chloro-2,5-dimethoxynitrobenzene dari TCI dengan kode C1244 adalah senyawa aromatik tersubstitusi yang memiliki satu gugus nitro, dua gugus metoksi, dan satu atom klorin pada cincin benzena. Di laboratorium sintesis, senyawa ini berperan sebagai building block non-heterosiklik. Penggunaannya yang paling dikenal adalah sebagai prekursor anilina tersubstitusi. Melalui reduksi gugus nitro, senyawa ini menjadi 4-kloro-2,5-dimetoksianilina, intermediet penting dalam kimia zat warna dan pigmen organik.
Senyawa ini dipilih karena pola substitusinya sudah lengkap dan spesifik. Peneliti tidak perlu melakukan nitrasi, klorinasi, atau metilasi yang berisiko menghasilkan campuran isomer. Gugus nitro dapat direduksi secara selektif dengan berbagai metode, misalnya hidrogenasi katalitik atau reduksi dengan logam, sementara gugus metoksi yang kaya elektron dan atom klorin tetap terjaga. Sebagai padatan, bahan ini mudah ditimbang dan dipindahkan. Data teknis seperti kemurnian dapat dilihat pada sertifikat analisis TCI.
Di Indonesia, laboratorium kimia di perguruan tinggi dan unit riset industri tekstil, tinta, serta pigmen dapat memanfaatkan senyawa ini untuk penelitian sintesis zat warna azo dan optimasi proses reduksi. Senyawa ini juga berguna untuk praktikum kimia organik lanjutan. Kemasan 25g cocok untuk penelitian awal, sedangkan 250g mendukung pengembangan proses yang membutuhkan banyak ulangan percobaan.
Produk TCI terkait
- 1-Bromo-2-chloro-4-nitrobenzene, CAS 29682-39-1, TCI B5348
- 4-Bromo-1-chloro-2-nitrobenzene, CAS 16588-24-2, TCI B4374
- 2-Bromo-6-chloro-4-nitroaniline, CAS 99-29-6, TCI B1771
- 4-Chloro-2,6-dibromoaniline, CAS 874-17-9, TCI B1516
- 2-Chloro-6-methylaniline, CAS 87-63-8, TCI A1959
- 2-Amino-2'-chloro-5-nitrobenzophenone, CAS 2011-66-7, TCI A1754
- Prekursor 4-kloro-2,5-dimetoksianilina: reduksi gugus nitro menghasilkan anilina tersubstitusi yang banyak digunakan sebagai komponen kopling dalam pembuatan pigmen dan zat warna.
- Penelitian sintesis pigmen azo: anilina hasil reduksi dapat didiazotisasi lalu dikopling, sehingga senyawa ini menjadi titik awal yang praktis untuk mengembangkan pigmen organik berwarna.
- Studi metode reduksi gugus nitro: keberadaan klorin aromatik menjadikannya substrat yang baik untuk menguji selektivitas katalis hidrogenasi agar tidak terjadi dehalogenasi yang tidak diinginkan.
- Substitusi nukleofilik aromatik: gugus nitro yang menarik elektron dapat mengaktifkan cincin terhadap nukleofil, sehingga posisi halogen berpotensi dimodifikasi untuk membuat turunan baru.
- Praktikum kimia organik lanjutan: rangkaian reduksi, diazotisasi, dan kopling dari senyawa ini menggambarkan sintesis bertahap yang relevan dengan industri dan mudah dipantau dengan KLT.
| Merek | TCI (kode produk C1244) |
|---|---|
| Nomor CAS | 6940-53-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | padatan |
| Penyimpanan | simpan rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap |
Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya. Pisahkan dari bahan pereduksi kuat, basa kuat, dan sumber panas, karena senyawa nitroaromatik perlu ditangani dengan hati-hati. Saat menimbang, hindari timbulnya debu, dan kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, jas laboratorium, serta masker bila diperlukan. Reaksi reduksi sebaiknya dilakukan di lemari asam dengan pengendalian suhu yang baik. Buang limbah sesuai prosedur limbah organik terhalogenasi dan baca SDS TCI.
—


