3-Chloro-2-methylbenzoic Acid adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa aromatik dan derivatnya. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen penting dalam reaksi substitusi, esterifikasi, dan reaksi lain yang memerlukan struktur aromatik dengan substituen kloro dan metil.
Bahan ini memiliki sifat kimia stabil dan reaktif, sehingga cocok untuk berbagai jenis reaksi kimia. Struktur molekulnya yang memiliki gugus karboksilat dan substituen kloro membuatnya memiliki polaritas dan kelarutan tertentu, yang memudahkan dalam proses pemisahan dan pemanfaatan. Karena sifat ini, 3-Chloro-2-methylbenzoic Acid sering dipilih dalam penelitian yang memerlukan presisi dan kontrol tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, farmasi, dan material. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru atau modifikasi struktur molekul. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan akses bagi peneliti dan mahasiswa yang membutuhkan bahan ini untuk keperluan akademik dan penelitian.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmasi
- Reaksi substitusi kloro dalam modifikasi senyawa organik
- Pembuatan ester dan derivat karboksilat untuk analisis kimia
- Uji aktivitas biologis senyawa baru dalam penelitian kesehatan
- Pemrosesan bahan baku untuk produksi bahan kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7499-08-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
3-Chloro-2-methylbenzoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan. Bahan ini bersifat kimia stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka untuk mencegah penurunan kualitas. Dalam penggunaan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk meminimalkan risiko paparan.
—
