TCI C2234 trans-1,4-Cyclohexanedimethanol adalah diol alifatik siklik yang tergolong building block non-heterosiklik, dengan dua gugus hidroksil primer yang terpasang pada posisi berseberangan dari cincin sikloheksana. Susunan trans yang spesifik ini memberikan kerangka molekul yang kaku namun tetap fleksibel secara terbatas, berbeda dari diol rantai lurus biasa. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai monomer maupun senyawa antara yang menyumbangkan dua titik sambung sekaligus, sehingga banyak dipakai dalam pembangunan rantai polimer, pembuatan diester, serta perancangan molekul yang membutuhkan jarak antar-gugus yang terdefinisi dengan baik.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah simetri molekulnya dan sifat kedua gugus hidroksil yang setara secara kimia, sehingga reaksi berlangsung lebih terprediksi dibandingkan diol asimetris. Konfigurasi trans yang murni menghasilkan produk turunan dengan keteraturan struktur yang lebih tinggi, dan hal ini penting sekali ketika peneliti ingin mengendalikan sifat termal maupun mekanik dari polimer yang dihasilkan. Sebagai alkohol primer, gugus hidroksilnya bereaksi dengan asam karboksilat, anhidrida, maupun isosianat tanpa memerlukan kondisi yang rumit. Kemasan 5 g dan 25 g dari TCI memudahkan penggunaan pada skala penelitian laboratorium.
Laboratorium di Indonesia umumnya memakai bahan ini pada riset polimer dan material di perguruan tinggi teknik dan MIPA, laboratorium penelitian resin dan pelapis, serta unit pengembangan produk industri kimia. Kemasan gram sangat sesuai dengan pola kerja penelitian tahap laboratorium, ketika peneliti masih menjajaki formulasi dan rasio monomer sebelum menaikkan skala. Bahan ini juga dipakai dalam penelitian tesis dan disertasi yang mengkaji poliester, poliuretan, atau modifikasi struktur monomer.
- Sintesis poliester skala laboratorium, karena kedua gugus hidroksil primernya bereaksi baik dengan diasam sehingga menghasilkan rantai polimer dengan panjang yang terkendali.
- Penelitian poliuretan, sebab diol ini dapat direaksikan dengan diisosianat dan kerangka sikloheksananya menyumbang kekakuan yang memengaruhi sifat termal produk akhir.
- Pembuatan senyawa antara bifungsional, karena dua titik reaktif yang setara memudahkan pemasangan dua gugus berbeda melalui strategi pelindungan bertahap yang terencana.
- Studi hubungan struktur dan sifat material, mengingat konfigurasi trans memberi pembanding yang jelas terhadap diol rantai lurus dalam percobaan yang setara.
- Pengembangan formulasi resin dan pelapis pada skala uji, karena kemasan kecil memungkinkan banyak variasi formulasi dijajaki sebelum peningkatan skala dilakukan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3236-48-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin berwarna putih |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terhindar dari kelembapan |
Simpan bahan pada suhu ruang yang terkendali di dalam lemari bahan kimia yang kering dan berventilasi baik, dengan wadah asli tertutup rapat agar tidak menyerap uap air dari udara laboratorium yang lembap. Hindari penyimpanan berdampingan dengan asam kuat, basa kuat, maupun oksidator. Saat menimbang serbuk, gunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung, serta bekerja di area berventilasi untuk mengurangi terhirupnya debu halus. Tutup kembali wadah segera setelah pengambilan, bersihkan tumpahan dengan cara kering, dan beri label tanggal pembukaan pada botol.
—
