Coumarin 102 adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam bidang ilmu material dan optik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang unik, yang membuatnya sangat efektif dalam aplikasi pemancaran cahaya. Dalam laboratorium, Coumarin 102 sering digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan material optik, seperti dyes untuk sensor optik, lapisan fluoresensi, dan komponen dalam perangkat optik. Karena sifat fluoresensinya yang kuat, bahan ini juga digunakan dalam penelitian tentang fotokimia dan fotofisika.
Coumarin 102 memiliki karakteristik fluoresensi yang sangat baik, dengan panjang gelombang emisi yang jelas dan stabilitas kimia yang tinggi. Senyawa ini memiliki daya tahan terhadap lingkungan kimia yang beragam, sehingga cocok untuk berbagai kondisi eksperimen. Selain itu, Coumarin 102 memiliki sifat non-toxis yang relatif rendah, menjadikannya aman untuk digunakan dalam penelitian laboratorium. Karena sifat-sifat ini, Coumarin 102 menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen ilmiah.
Di laboratorium Indonesia, Coumarin 102 digunakan dalam berbagai penelitian terkait material optik dan fotokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek penelitian yang terkait dengan pengembangan sensor optik, perangkat pemancar cahaya, dan studi tentang respons material terhadap cahaya. Dengan sifat fluoresensinya yang kuat, Coumarin 102 menjadi alat penting dalam memperluas pemahaman ilmiah di bidang material dan optik di Indonesia.
- Pengembangan sensor optik untuk deteksi konsentrasi zat kimia
- Penelitian tentang sifat fluoresensi material dalam bidang fotokimia
- Pembuatan lapisan fluoresensi untuk perangkat optik dan display
- Studi tentang respons material terhadap cahaya dalam penelitian material
- Penggunaan dalam eksperimen fotofisika untuk memahami interaksi cahaya dan materi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 41267-76-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Photonic Materials and Optical Materials > Coumarin Dyes |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung dan kelembapan |
Coumarin 102 harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya langsung dan kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil dan kering sangat disarankan. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihandle dengan hati-hati untuk memastikan keamanan dan presisi dalam eksperimen.
- Dobek dkk. (2014). Temperature effects on excitation and deactivation processes of coumarin 102. A comparison with coumarin 153. Dyes and Pigments doi:10.1016/j.dyepig.2013.09.008
- Sayed dkk. (2023). A comparative photophysical study on the structurally related coumarin 102 and coumarin 153 dyes. Journal of Photochemistry and Photobiology A: Chemistry doi:10.1016/j.jphotochem.2022.114265
- Yip dkk. (1993). Decay associated fluorescence spectra of coumarin 1 and coumarin 102: evidence for a two-state solvation kinetics in organic solvents. The Journal of Physical Chemistry doi:10.1021/j100142a032
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
