Cetirizine Dihydrochloride (TCI C2316, nomor CAS 83881-52-1) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan farmasi. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium sebagai bahan baku untuk pengembangan obat dan uji aktivitas farmakologis. Sebagai derivat dari antihistamin, Cetirizine Dihydrochloride memiliki peran penting dalam studi tentang reaksi alergi dan mekanisme penghambatan histamin.
Cetirizine Dihydrochloride memiliki sifat kimia stabil dan mudah larut dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaan dalam berbagai eksperimen. Bahan ini juga memiliki kemurnian tinggi, yang memastikan akurasi hasil uji laboratorium. Karena sifatnya yang tidak beracun dan aman untuk penggunaan di lingkungan laboratorium, bahan ini menjadi pilihan utama dalam penelitian ilmiah.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Cetirizine Dihydrochloride digunakan untuk penelitian obat, pengembangan produk farmasi, serta uji aktivitas biologis. Bahan ini sangat relevan dalam pendidikan dan penelitian di institusi riset dan universitas yang fokus pada bidang farmasi dan kesehatan.
- Pengujian aktivitas farmakologis untuk pengembangan obat antihistamin
- Penelitian tentang mekanisme reaksi alergi dan respons imun
- Pembuatan larutan standar untuk analisis kuantitatif senyawa aktif
- Uji toksisitas dan keamanan senyawa dalam skala laboratorium
- Penelitian tentang efek farmakodinamik dan farmakokinetik obat
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 83881-52-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Cetirizine Dihydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari paparan cahaya langsung. Untuk memastikan kestabilan bahan, simpan dalam lingkungan dengan suhu kurang dari 25°C. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- Sutar dkk. (2015). Ultrasound assisted enzyme catalyzed degradation of Cetirizine dihydrochloride. Ultrasonics Sonochemistry doi:10.1016/j.ultsonch.2014.10.016
- Gholivand dkk. (2019). Cetirizine dihydrochloride sensor based on nano composite chitosan, MWCNTs and ionic liquid. Microchemical Journal doi:10.1016/j.microc.2019.01.068
- Pflum dkk. (2002). Asymmetric synthesis of cetirizine dihydrochloride. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(01)02294-8
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

