N-Carbobenzoxy-L-valine Succinimidyl Ester (N-CBZ-L-valine SUC) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam bidang kimia biologis, terutama dalam sintesis peptida. Bahan ini merupakan ester dari asam valin yang telah dimodifikasi dengan grup succinimidil, yang memungkinkan reaksi aktivasi untuk pembentukan ikatan peptida. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis peptida, terutama dalam metode solid-phase peptide synthesis (SPPS).
N-CBZ-L-valine SUC memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang baik, sehingga cocok untuk reaksi kimia yang memerlukan aktivasi spesifik. Grup succinimidil pada senyawa ini sangat reaktif terhadap amina, sehingga memungkinkan pembentukan ikatan peptida secara efisien. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian biokimia dan farmakologi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan oleh peneliti dan institusi pendidikan untuk keperluan penelitian dan pengembangan produk biomedis. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian tentang peptida dan protein, serta aplikasi dalam bidang farmasi dan bioteknologi.
- Sintesis peptida untuk studi struktur dan fungsi protein
- Pengembangan obat berbasis peptida dalam penelitian farmakologi
- Pemrosesan bahan baku untuk produksi vaksin dan biopharmaceutical
- Analisis kimia untuk identifikasi struktur molekul kompleks
- Penelitian tentang interaksi molekuler dalam sistem biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3496-11-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
N-Carbobenzoxy-L-valine Succinimidyl Ester harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung. Simpan di suhu kamar dan hindari kelembapan untuk mencegah degradasi. Selama penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kebocoran atau kontaminasi.
—

