Copper(II) Bromide (CuBr) adalah senyawa kimia berbentuk padat yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa logam transisi, CuBr sering digunakan sebagai katalis dalam reaksi kimia organik dan anorganik. Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan oksidasi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk sintesis senyawa kompleks, reaksi substitusi, serta dalam proses elektroplating. Karena sifatnya yang reaktif, CuBr memainkan peran penting dalam berbagai eksperimen kimia yang memerlukan reaksi redoks atau katalisis.
Copper(II) Bromide memiliki struktur kristal yang beraturan dan berwarna putih kekuningan. Senyawa ini bersifat higroskopis, sehingga harus disimpan dalam wadah kedap udara. Karena sifatnya yang reaktif, CuBr memiliki potensi untuk bereaksi dengan air, sehingga perlu diperhatikan dalam penggunaannya. Sifat kimia dan fisika yang unik membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai aplikasi laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, CuBr digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang katalisis dan sintesis senyawa organik. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen kimia tingkat lanjut, baik di universitas maupun lembaga riset. Karena ketersediaannya yang relatif mudah, CuBr menjadi bahan yang populer untuk keperluan penelitian dan pengembangan ilmu kimia.
- Sebagai katalis dalam reaksi substitusi halogen pada senyawa organik
- Digunakan dalam sintesis senyawa kompleks logam transisi
- Mempercepat proses reaksi redoks dalam larutan kimia
- Berperan dalam proses elektroplating logam berat
- Dapat digunakan dalam analisis kualitatif untuk mengidentifikasi ion tembaga
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7789-45-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berwarna putih kekuningan |
| Penyimpanan | Disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan |
Copper(II) Bromide harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber air untuk mencegah higroskopis. Bahan ini bersifat reaktif dan perlu ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Karena sifatnya yang sensitif, CuBr tidak boleh disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat hidrofobik atau reaktif.
- Vatsadze dkk. (1997). Synthesis and spectra of copper(II) chloride and copper(II) bromide complexes of bispidines. Molecular and crystal structure of copper chloride complexes of 1,5-diphenyl-3,7-di(2-cyanoethyl)-9-bispidone and copper bromide complexes of 1,5-diphenyl-3,7-diallyl-9-bispidone. Chemistry of Heterocyclic Compounds doi:10.1007/bf02253110
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
