Chlorhexidine Diacetate (CAS No. 56-95-1) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Senyawa ini merupakan derivat dari chlorhexidine, yang merupakan agen antiseptik dan antibakteri yang sangat efektif. Dalam laboratorium, Chlorhexidine Diacetate digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai reagen dalam uji aktivitas antimikroba. Karena sifatnya yang stabil dan tidak mudah terurai, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen yang membutuhkan konsistensi dan keandalan hasil.
Chlorhexidine Diacetate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi normal, sehingga cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang membutuhkan ketahanan terhadap reaksi kimia. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, yang memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Selain itu, keberadaannya dalam bentuk diacetate memberikan keuntungan dalam proses deprotonasi dan reaksi kimia lainnya. Karena karakteristik tersebut, senyawa ini sering dipilih oleh peneliti untuk eksperimen yang memerlukan presisi dan kestabilan.
Di laboratorium Indonesia, Chlorhexidine Diacetate digunakan secara luas dalam penelitian terkait mikrobiologi, farmakologi, dan biokimia. Bahan ini sangat relevan dalam pengembangan produk antiseptik, uji sensitivitas bakteri, serta penelitian tentang mekanisme kerja senyawa antimikroba. Dengan adanya bahan ini, para peneliti dapat melakukan eksperimen yang lebih akurat dan efisien, sesuai dengan kebutuhan ilmiah di Indonesia.
- Uji aktivitas antimikroba untuk mengevaluasi efektivitas senyawa baru
- Sintesis senyawa kimia sebagai bahan baku dalam pembuatan produk farmasi
- Penelitian tentang mekanisme kerja antiseptik dalam bidang farmakologi
- Pengembangan produk antiseptik untuk aplikasi klinis dan industri
- Eksperimen biokimia yang memerlukan reagen stabil dan tidak mudah terurai
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 56-95-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Chlorhexidine Diacetate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena sifatnya yang kimia, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan hanya diakses oleh personel yang terlatih.
- (1999). Note Regarding the Safety Assessment of Chlorhexidine, Chlorhexidine Diacetate, Chlorhexidine Digluconate, and Chlorhexidine Dihydrochloride1. International Journal of Toxicology doi:10.1080/109158199225369
- Andersen (1999). Note Regarding the Safety Assessment of Chlorhexidine, Chlorhexidine Diacetate, Chlorhexidine Digluconate, and Chlorhexidine Dihydrochloride. International Journal of Toxicology doi:10.1177/109158189901800209
- (1993). Final Report on the Safety Assessment of Chlorhexidine/Chlorhexidine Diacetate/Chlorhexidine Dihydrochloride/Chlorhexidine Digluconate. Journal of the American College of Toxicology doi:10.3109/10915819309140642
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

