Chlorhexidine, dengan nomor CAS 55-56-1, adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium terkait bidang kehidupan dan kimia. Bahan ini memiliki sifat antimikroba yang kuat, sehingga sangat berguna dalam menghambat pertumbuhan bakteri dan fungi. Dalam laboratorium, Chlorhexidine sering digunakan sebagai bahan reagen untuk uji sterilisasi, pengawetan sampel, serta dalam pembuatan larutan antiseptik. Karena sifatnya yang stabil dan tidak mudah terurai, bahan ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen ilmiah.
Chlorhexidine memiliki karakteristik kimia yang memungkinkannya bertindak sebagai agen antiseptik yang efektif. Senyawa ini dapat berikatan dengan protein di permukaan bakteri, menghambat pertumbuhan mikroba secara efisien. Selain itu, Chlorhexidine memiliki daya larut yang baik dalam air, sehingga mudah digunakan dalam berbagai bentuk larutan. Karena sifatnya yang tidak mudah terdegradasi, bahan ini memiliki daya tahan yang baik dalam kondisi laboratorium yang beragam.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Chlorhexidine digunakan secara luas dalam berbagai institusi pendidikan dan penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam prosedur pengawetan sampel, sterilisasi alat, serta dalam penelitian mikrobiologi. Ketersediaan dan kehandalannya membuat Chlorhexidine menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan praktisi di bidang kehidupan dan kimia di Indonesia.
- Uji sterilisasi alat dan wadah laboratorium untuk memastikan bebas kontaminasi
- Pembuatan larutan antiseptik untuk penggunaan dalam prosedur medis dan klinis
- Pengawetan sampel biologis untuk mencegah pertumbuhan mikroba selama penyimpanan
- Penelitian tentang efektivitas senyawa antiseptik terhadap berbagai jenis bakteri
- Penggunaan dalam prosedur pembersihan permukaan dan alat-alat laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 55-56-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung |
Chlorhexidine harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terkena kelembapan berlebihan. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditempatkan di area yang aman dan terkendali, serta diakses hanya oleh personel yang terlatih.
- Blot dkk. (2023). Antiseptic mouthwashes and mortality: look beyond chlorhexidine. Medicina Intensiva doi:10.1016/j.medin.2022.07.006
- Blot dkk. (2023). Antiseptic mouthwashes and mortality: look beyond chlorhexidine. Medicina Intensiva (English Edition) doi:10.1016/j.medine.2022.07.024
- (2026). Chlorhexidine. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-026-94363-2
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

