Chlorhexidine Digluconate (ca. 20% in Water) dari TCI dengan kode katalog C3105 adalah sediaan larutan berair dari garam digluconat klorheksidin, sebuah senyawa golongan bisbiguanida kationik yang telah lama dikenal sebagai bahan antiseptik dan disinfektan berspektrum luas. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai reagen kerja untuk uji aktivitas antimikroba, kontrol pembanding pada pengujian daya hambat, serta bahan dasar penyiapan larutan antiseptik pada penelitian mikrobiologi, kedokteran gigi, ilmu material biomedis, dan formulasi produk perawatan diri berbasis riset.
Karakteristik yang membuat sediaan ini banyak dipilih adalah bentuknya yang sudah berupa larutan pekat dalam air, sehingga pengguna tidak perlu melarutkan padatan higroskopis atau berhadapan dengan serbuk halus yang mudah beterbangan. Sifat kationik molekul klorheksidin membuatnya berinteraksi kuat dengan permukaan sel mikroba yang bermuatan negatif, sementara gugus glukonat memberi kelarutan air yang baik dan memudahkan pengenceran bertingkat. Ketersediaannya sebagai larutan siap encer juga mempermudah penyiapan seri konsentrasi untuk uji MIC maupun uji efikasi permukaan secara reprodusibel.
Di laboratorium Indonesia, larutan ini banyak digunakan di program studi farmasi, kedokteran gigi, biologi, dan teknologi pangan, serta di unit riset rumah sakit pendidikan dan lembaga penelitian pemerintah. Kemasan 25 mL cocok untuk skala pengujian akademik dan pengembangan metode yang tidak memerlukan volume besar, sekaligus membantu laboratorium menjaga kesegaran reagen. AMI Scientific menghadirkannya untuk mendukung kebutuhan riset antiseptik dan pengendalian mikroba di tanah air.
- Uji aktivitas antimikroba: dipakai sebagai larutan uji atau pembanding positif karena aktivitasnya luas terhadap bakteri Gram positif maupun Gram negatif pada berbagai konsentrasi kerja.
- Penelitian biofilm: digunakan untuk mengevaluasi kemampuan senyawa antiseptik menembus dan mengganggu matriks biofilm yang terbentuk pada permukaan material uji di laboratorium.
- Riset kedokteran gigi: menjadi bahan acuan pada studi obat kumur dan perawatan periodontal karena reputasinya yang panjang sebagai antiseptik rongga mulut dalam literatur ilmiah.
- Pengembangan formulasi antiseptik: dipakai sebagai bahan aktif model saat menyusun sediaan gel, larutan, atau lap pembersih dalam penelitian teknologi farmasi skala laboratorium.
- Perlakuan permukaan material biomedis: digunakan pada studi pelapisan atau impregnasi material untuk menilai retensi zat aktif dan daya hambat pertumbuhan mikroba di permukaan.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog C3105 |
|---|---|
| Nomor CAS | 18472-51-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25 mL |
| Bentuk fisik | larutan berair (kurang lebih 20% dalam air) |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan terlindung cahaya sesuai anjuran label dan SDS produsen |
Simpan botol dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya matahari langsung, karena larutan antiseptik umumnya lebih stabil bila terhindar dari panas dan sinar. Gunakan wadah kaca atau plastik yang kompatibel dan bersih saat melakukan pengenceran, serta hindari pencampuran dengan surfaktan anionik yang dapat menurunkan aktivitas senyawa kationik ini. Kenakan sarung tangan, jas laboratorium, dan pelindung mata, hindari kontak dengan kulit dan mata, dan tangani di area berventilasi baik. Beri label yang jelas pada setiap larutan turunan, catat tanggal pembuatan, dan buang limbah sesuai prosedur pengelolaan limbah kimia institusi.
- SUGIO dkk. (1992). Biological Treatment of Chlorhexidine Digluconate-containing Waste Water. II. Chlorhexidine Digluconate-Acclimated Bacteria.. Eisei kagaku doi:10.1248/jhs1956.38.329
- SUGIO dkk. (1992). Biological Treatment of Chlorhexidine Digluconate-containing Waste Water. I. Effect of Chlorhexidine Digluconate on Activated Sludge Treatment.. Eisei kagaku doi:10.1248/jhs1956.38.1
- (1999). Note Regarding the Safety Assessment of Chlorhexidine, Chlorhexidine Diacetate, Chlorhexidine Digluconate, and Chlorhexidine Dihydrochloride1. International Journal of Toxicology doi:10.1080/109158199225369
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

