Gluconic Acid (526-95-4) adalah senyawa kimia yang memiliki berbagai aplikasi dalam bidang kimia dan biologi. Bahan ini sering digunakan dalam laboratorium untuk berbagai eksperimen, terutama dalam studi tentang reaksi kimia, sifat larut, dan interaksi molekuler. Gluconic Acid yang mengandung Gluconolactone memiliki struktur kimia yang unik dan memiliki sifat asam lemah, sehingga sangat berguna dalam proses pengendapan, pengaturan pH, dan pembuatan senyawa kompleks.
Salah satu keunggulan Gluconic Acid adalah kemampuannya untuk larut dalam air, sehingga memudahkan proses pencampuran dan penggunaan dalam berbagai reaksi kimia. Selain itu, bahan ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi normal, sehingga cocok untuk digunakan dalam jangka waktu yang relatif lama. Karena sifatnya yang tidak beracun dan ramah lingkungan, Gluconic Acid juga menjadi pilihan yang aman untuk berbagai eksperimen di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Gluconic Acid digunakan secara luas dalam berbagai bidang, seperti kimia analitik, biokimia, dan farmasi. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian terkait pengembangan produk kosmetik, pengawet alami, dan penelitian tentang senyawa alami. Karena ketersediaannya yang cukup dan kehandalannya, Gluconic Acid menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan praktisi di Indonesia.
- Gluconic Acid digunakan dalam penelitian kimia untuk pengaturan pH dalam reaksi kimia dan proses pengendapan.
- Bahan ini cocok untuk eksperimen biokimia karena kemampuannya dalam berinteraksi dengan protein dan enzim.
- Gluconic Acid sering digunakan dalam pembuatan senyawa kompleks dan pengembangan produk kosmetik alami.
- Bahan ini juga digunakan dalam penelitian farmasi untuk pengembangan obat dan suplemen alami.
- Gluconic Acid dapat digunakan dalam proses pengawetan alami untuk memperpanjang daya tahan produk makanan dan kosmetik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 526-95-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Gluconic Acid sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas, dan harus ditutup rapat untuk mencegah penguapan. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena meskipun bahan ini tidak beracun, tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kecelakaan.
- Osada dkk. (1997). Gluconic acid/gluconolactone: physiological influences on domoic acid production by bacteria associated with Pseudo-nitzschia multiseries. Aquatic Microbial Ecology doi:10.3354/ame012203
- Matsunaga (2021). Structural characteristics of gluconolactone/gluconic acid aqueous solution used for bio battery by molecular dynamics. Journal of Physics: Conference Series doi:10.1088/1742-6596/1730/1/012045
- Stewart dkk. (1997). Symbiotic relations between bacteria and the domoic acid producing diatom Pseudo-nitzschia multiseries and the capacity of these bacteria for gluconic acid/gluconolactone formation. Aquatic Microbial Ecology doi:10.3354/ame012211
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
