Beta-D-Glucose adalah senyawa karbohidrat yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia di laboratorium. Bahan ini merupakan salah satu bentuk dari glukosa, yang merupakan molekul dasar dalam metabolisme energi pada organisme hidup. Dalam konteks laboratorium, beta-D-Glucose sering digunakan sebagai substrat dalam reaksi enzimatik, sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks, serta dalam studi struktur dan fungsi molekul karbohidrat.
Beta-D-Glucose memiliki struktur molekuler yang stabil dan memiliki sifat fisika yang memudahkan proses pemrosesan dan penyimpanan. Karena kemurniannya, bahan ini sangat cocok untuk eksperimen yang membutuhkan presisi tinggi. Selain itu, bentuk beta dari glukosa memiliki kestabilan tertentu yang membuatnya lebih mudah digunakan dalam berbagai kondisi reaksi.
Di laboratorium Indonesia, beta-D-Glucose sering digunakan dalam penelitian bidang biokimia, farmasi, dan kimia organik. Bahan ini juga menjadi komponen penting dalam pengembangan produk farmasi dan bahan baku industri makanan. Ketersediaannya yang relatif mudah membuatnya menjadi pilihan utama bagi para peneliti dan praktisi di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Bahan baku untuk sintesis senyawa karbohidrat kompleks dalam penelitian biokimia
- Substrat dalam reaksi enzimatik untuk studi aktivitas enzim
- Komponen dalam uji kinerja reagen untuk analisis kualitatif dan kuantitatif
- Bahan dasar dalam pembuatan larutan standar untuk kalibrasi alat analisis
- Alat bantu dalam pengembangan produk farmasi dan nutrisi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 492-61-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Beta-D-Glucose harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil dan terlindung dari kelembapan sangat dianjurkan. Saat mengambil bahan ini, pastikan tangan dan wadah yang digunakan bersih dan kering untuk mencegah kontaminasi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan kimia ini untuk memastikan keselamatan di laboratorium.
—
