Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 154-17-6

2-Deoxy-D-glucose TCI D0051

2-Deoxy-D-glucose TCI D0051

Identitas Kimia

No. CAS
154-17-6
PubChem
CID 108223·SID 87566804
Rumus molekul
C6H12O5
Berat molekul
164.16 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(3R,4S,5R)-3,4,5,6-tetrahydroxyhexanal
SMILES
C(C=O)C(C(C(CO)O)O)O
InChIKey
VRYALKFFQXWPIH-PBXRRBTRSA-N
MDL
MDL00151328
Harga reguler Rp 1.483.650,00
Harga reguler Rp 1.053.150,00 Harga obral Rp 1.483.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2-Deoxy-D-glucose (2-DG) adalah senyawa kimia yang memiliki peran penting dalam bidang kimia biologis dan glikosains. Bahan ini digunakan sebagai substrat untuk aktivitas enzim dan sebagai alat untuk mempelajari mekanisme metabolisme karbohidrat dalam sel. Dalam laboratorium, 2-DG sering digunakan dalam penelitian terkait diabetes, penyakit neurodegeneratif, dan studi metabolisme energi. Karena sifatnya yang mirip dengan glukosa, senyawa ini dapat memasuki sel dan mempengaruhi jalur metabolisme glukosa, menjadikannya alat yang sangat bermanfaat dalam eksperimen biomedis.

2-DG memiliki struktur kimia yang mirip dengan glukosa, tetapi dengan satu atom oksigen yang hilang. Sifat ini membuatnya sangat reaktif dan cocok untuk berbagai reaksi kimia dalam laboratorium. Senyawa ini tidak terurai secara spontan di lingkungan normal, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang relatif lama. Karena kestabilannya dan kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai enzim, 2-DG menjadi pilihan utama dalam penelitian biokimia.

Di laboratorium Indonesia, 2-DG digunakan secara luas dalam penelitian kesehatan masyarakat, farmakologi, dan bioteknologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk studi terkait penyakit kronis dan pengembangan obat. Ketersediaan dan kualitasnya yang baik menjadikannya bahan yang sangat diminati oleh para peneliti lokal.

Brosur TCI (PDF)

  • Penelitian metabolisme glukosa dalam sel untuk memahami penyakit diabetes
  • Studi tentang aktivitas enzim yang terlibat dalam proses glikolisis
  • Pengembangan obat untuk gangguan metabolisme energi dalam tubuh
  • Eksperimen terkait mekanisme penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer
  • Analisis peran 2-DG dalam pengaturan respons imun terhadap infeksi

Dari brosur TCI

  • Ditampilkan sebagai inhibitor pada tahap pengambilan glukosa dalam diagram jalur glikolisis

Merek TCI
Nomor CAS 154-17-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 1g, 5g, 25g
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Data dari brosur TCI

Concentration range (dose-response axis)0.10-100.00 mM (HeLa cells (5×10⁴ cells), treatment time 24 hours)

Sumber: TCI brochure LL138 (2026-01-27)

2-Deoxy-D-glucose harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Karena sifatnya yang reaktif, bahan ini sebaiknya tidak disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat korosif atau reaktif. Penggunaan harus dilakukan di bawah pengawasan laboratorium, dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu pastikan bahwa proses penggunaan dilakukan dalam ruangan yang terkontrol dan terpisah dari area yang berisiko.

  • Vorster dkk. (2014). Imaging of Pulmonary Tuberculosis with 18F-Fluoro-Deoxy-Glucose and 18F-Ethylcholine. The Open Nuclear Medicine Journal doi:10.2174/1876388x01406010017

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.