D-(+)-Glucose adalah senyawa kimia yang merupakan bentuk D dari glukosa, salah satu gula penting dalam metabolisme organisme. Bahan ini sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia, terutama dalam studi tentang reaksi enzimatik, sintesis senyawa organik, serta analisis kualitatif dan kuantitatif. Dalam laboratorium, D-(+)-Glucose berperan sebagai substrat dalam reaksi katalitik, bahan baku untuk pembuatan senyawa lain, atau sebagai standar dalam analisis kromatografi.
D-(+)-Glucose memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi normal, dengan kemampuan untuk berpartisipasi dalam reaksi redoks dan pembentukan kompleks logam. Karena struktur molekulnya yang kompleks dan reaktivitasnya yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian biokimia dan farmakologi. Ketersediaan dalam berbagai bentuk kemasan juga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, D-(+)-Glucose sering digunakan dalam penelitian terkait penyakit metabolik, pengembangan obat, serta studi tentang mekanisme enzim. Bahan ini juga menjadi bagian dari kurikulum praktikum kimia dan biokimia di berbagai institusi pendidikan tinggi, mendukung pemahaman siswa tentang konsep dasar metabolisme dan reaksi kimia.
- Dalam analisis kromatografi untuk mengidentifikasi senyawa organik
- Sebagai substrat dalam reaksi enzimatik untuk mempelajari aktivitas enzim
- Bahan baku dalam sintesis senyawa farmakologis dan biomedis
- Alat bantu dalam uji kadar gula darah untuk penelitian kesehatan
- Komponen utama dalam pembuatan larutan standar untuk analisis kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 50-99-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
D-(+)-Glucose harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penyerapan kelembapan dan kontaminasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit serta pernapasan. Hindari kontak langsung dengan kulit dan jangan menghirup serbuknya.
- (2025). Sodium-glucose transporter 2 inhibitors. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-025-91802-z
- (2020). Ascorbic-acid/glucose/nicotinamide/pyridoxine/riboflavin/thiamine/Azd3965/glucose. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-020-78760-7
- Ohshiro-Sasaki dkk. (2014). A Three-Year-Old Boy With Glucose Transporter Type 1 Deficiency Syndrome Presenting With Episodic Ataxia. Pediatric Neurology doi:10.1016/j.pediatrneurol.2013.09.002
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
