Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 129716-11-6

4-Chloro-2-methylbenzyl Alcohol, CAS 129716-11-6, TCI C3069

4-Chloro-2-methylbenzyl Alcohol, CAS 129716-11-6, TCI C3069

Identitas Kimia

No. CAS
129716-11-6
PubChem
CID 2757669·SID 354333196
Rumus molekul
C8H9ClO
Berat molekul
156.61 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(4-chloro-2-methylphenyl)methanol
SMILES
CC1=C(C=CC(=C1)Cl)CO
InChIKey
AHXBDGJNZJKLNE-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL06201140
Harga reguler Rp 1.273.650,00
Harga reguler Rp 890.400,00 Harga obral Rp 1.273.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

4-Chloro-2-methylbenzyl Alcohol dari TCI (kode produk C3069) adalah senyawa aromatik tersubstitusi dari kelompok benzil alkohol. Cincin benzenanya membawa atom klorin pada posisi 4 dan gugus metil pada posisi 2. Senyawa ini termasuk building block non-heterosiklik, yaitu bahan dasar yang dipakai para kimiawan untuk merakit molekul yang lebih besar dan kompleks. Di laboratorium sintesis organik, bahan seperti ini menjadi titik awal pembuatan zat antara (intermediate) untuk penelitian farmasi, agrokimia, dan material. Gugus hidroksimetilnya mudah diubah menjadi berbagai gugus fungsi lain sesuai rute sintesis yang direncanakan.

Senyawa ini dipilih karena memiliki tiga titik reaktivitas dalam satu molekul. Gugus alkohol primer benzilik dapat dioksidasi menjadi aldehida atau asam karboksilat, diubah menjadi halida benzil, atau dibuat menjadi eter dan ester. Atom klorin pada cincin aromatik bisa menjadi pegangan untuk reaksi kopling silang dengan katalis logam transisi pada kondisi yang sesuai. Gugus metil pada posisi orto memberi efek sterik dan elektronik yang memengaruhi konformasi serta reaktivitas molekul turunannya. Pola substitusi yang jelas ini membantu peneliti merancang analog struktur secara terarah dalam studi hubungan struktur dan aktivitas.

Di Indonesia, bahan ini cocok untuk laboratorium kimia organik di perguruan tinggi, lembaga riset, serta tim riset dan pengembangan industri farmasi dan agrokimia. Kemasan 1g dan 5g pas untuk skala penelitian, optimasi kondisi reaksi, hingga sintesis zat antara dalam jumlah kecil, tanpa perlu menyimpan stok berlebih. Mahasiswa pascasarjana yang mengerjakan tesis sintesis, maupun peneliti yang menyiapkan pustaka senyawa untuk uji bioaktivitas, dapat memakainya sebagai bahan awal yang konsisten dari produsen reagen yang dikenal luas.

  • Sintesis zat antara farmasi: gugus hidroksimetil dapat diubah menjadi halida atau aldehida, sehingga cincin aril tersubstitusi ini mudah disambungkan ke kerangka molekul kandidat obat.
  • Studi hubungan struktur-aktivitas (SAR): pola substitusi klorin dan metil yang jelas memungkinkan peneliti membandingkan pengaruh substituen terhadap aktivitas biologis dalam satu seri analog.
  • Reaksi oksidasi terkontrol: alkohol primer benzilik ini cocok sebagai substrat untuk menghasilkan aldehida atau asam karboksilat aromatik tersubstitusi yang berguna dalam langkah sintesis berikutnya.
  • Pembentukan eter dan ester: gugus hidroksil dapat bereaksi dengan asam, anhidrida, atau alkil halida, sehingga bermanfaat untuk menyiapkan turunan berlindung maupun senyawa target baru.
  • Pengembangan metode kopling silang: atom klorin aromatik dapat dijadikan substrat uji untuk mengevaluasi katalis dan kondisi reaksi kopling pada aril klorida yang membawa gugus fungsi lain.

Merek TCI (kode produk C3069)
Nomor CAS 129716-11-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik lihat label dan Certificate of Analysis (CoA) dari produsen
Penyimpanan ikuti suhu penyimpanan yang tertera pada label TCI; simpan dalam wadah tertutup rapat

Simpan senyawa ini dalam wadah asli dari produsen dan tutup rapat setelah dipakai, agar tidak terkena kelembapan dan udara. Letakkan di tempat yang sejuk, kering, terlindung dari cahaya matahari langsung, dan jauh dari oksidator kuat. Ikuti suhu penyimpanan yang tertera pada label. Saat menimbang dan memindahkan bahan, gunakan jas laboratorium, sarung tangan nitril, dan kacamata pelindung, serta kerjakan di lemari asam atau ruangan berventilasi baik. Hindari menghirup debu atau uapnya dan hindari kontak dengan kulit dan mata. Selalu baca Lembar Data Keselamatan (SDS) sebelum digunakan, dan buang limbahnya sesuai ketentuan pengelolaan limbah kimia terhalogenasi di laboratorium Anda.

  • Hasegawa dkk. (2000). Microbial production of 2-chloro-α-methylbenzyl alcohol and its adsorptive recovery. Biochemical Engineering Journal doi:10.1016/s1369-703x(00)00074-7
  • Hasegawa dkk. (2000). Effect of the molar ratio of an energy source to the substrate on yeast-mediated production of 2-chloro-α-methylbenzyl alcohol. Journal of Bioscience and Bioengineering doi:10.1016/s1389-1723(00)88954-9
  • Huh dkk. (2012). Spectroscopic Evidence of Jet-Cooled p-Chloro-α-Methylbenzyl Radical in Corona Excitation. Bulletin of the Korean Chemical Society doi:10.5012/bkcs.2012.33.9.2943

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.