4-(9H-Carbazol-9-yl)aniline adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam industri farmasi dan kimia organik karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar (building block) dalam pembuatan senyawa heterosiklik yang memiliki berbagai aplikasi industri.
Karakteristik utama dari 4-(9H-Carbazol-9-yl)aniline adalah struktur molekulnya yang kompleks dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai senyawa lain. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan kestabilan tinggi. Karena struktur heterosikliknya, senyawa ini juga memiliki potensi aplikasi dalam bidang obat-obatan dan material kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi dan material. Ketersediaannya di pasar lokal menjadikannya pilihan yang relevan untuk peneliti dan praktisi kimia di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi coupling dalam pembuatan senyawa kompleks
- Penelitian tentang struktur dan sifat senyawa kimia organik
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia tertentu
- Pembuatan senyawa intermediet untuk aplikasi industri kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 52708-37-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau wadah plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, serta hindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
