4-(9H-Carbazol-9-yl)benzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam reaksi pembentukan senyawa heterosiklik kompleks, terutama dalam pembuatan senyawa dengan struktur karbazol yang memiliki aktivitas biologis. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar atau building block yang sangat penting untuk pengembangan senyawa baru, termasuk obat, bahan kimia industri, dan senyawa fungsi khusus.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, terdiri dari cincin aromatik karbazol yang terhubung ke gugus aldehida. Sifat kimia dan fisika yang stabil membuatnya cocok untuk berbagai reaksi kimia, termasuk reaksi kondensasi, substitusi, dan reaksi dengan berbagai reaktan lainnya. Keberagaman reaktivitasnya menjadikannya pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah dan pengembangan produk kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Produk ini juga sering dipakai dalam proyek penelitian yang membutuhkan senyawa dengan struktur kompleks dan spesifik.
- Sintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk pengembangan obat
- Pengujian aktivitas biologis senyawa baru dalam penelitian farmakologi
- Reaksi kimia organik untuk pembuatan senyawa fungsi khusus
- Penelitian material kimia dengan struktur molekuler yang unik
- Pengembangan senyawa dengan aktivitas antitumor atau antioksidan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 110677-45-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini mungkin bersifat iritatif. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari kontaminasi atau reaksi tidak terduga.
—
