Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 123148-78-7

6-Chloro-7-iodo-7-deazapurine TCI C3130

6-Chloro-7-iodo-7-deazapurine TCI C3130
Harga reguler Rp 1.115.100,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.115.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI C3130 6-Chloro-7-iodo-7-deazapurine adalah senyawa heterosiklik terfungsionalisasi ganda yang berperan sebagai kerangka dasar (scaffold) dalam sintesis analog nukleosida dan senyawa bioaktif berbasis purin. Secara struktural, senyawa ini merupakan inti pirolo[2,3-d]pirimidina, yaitu purin yang atom nitrogen posisi tujuh digantikan oleh karbon, sehingga dikenal luas sebagai 7-deazapurin. Di laboratorium kimia medisinal dan kimia organik sintetik, bahan ini menjadi titik awal yang sangat berharga karena menyediakan dua situs reaktif berbeda yang dapat dimodifikasi secara berurutan dan terkendali, memungkinkan peneliti membangun pustaka senyawa turunan secara sistematis dari satu bahan awal yang sama.

Karakteristik yang membuat senyawa ini banyak dipilih adalah adanya diferensiasi reaktivitas antara gugus kloro pada posisi enam dan gugus iodo pada posisi tujuh. Gugus kloro pada cincin pirimidina bersifat elektrofilik dan mudah digantikan melalui reaksi substitusi nukleofilik aromatik oleh amina, alkoksida, maupun tiol, sedangkan gugus iodo pada cincin pirol merupakan pasangan ideal untuk reaksi kopling silang terkatalisis paladium seperti Suzuki, Sonogashira, Stille, dan Heck. Kombinasi dua gugus fungsi ortogonal ini memberikan fleksibilitas sintetik yang tinggi, sementara inti deazapurin yang stabil dan mirip basa nukleat alami membuat produk turunannya relevan secara biologis. Bentuknya sebagai padatan juga memudahkan penimbangan akurat pada skala miligram hingga gram.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini umum dimanfaatkan oleh kelompok riset kimia organik, kimia medisinal, dan farmasi di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian yang menekuni pengembangan kandidat antivirus dan antikanker. Kemasan satu gram sangat sesuai untuk penelitian tesis, disertasi, dan optimasi kondisi reaksi skala kecil, sedangkan kemasan lima gram mendukung sintesis multi-tahap atau pembuatan pustaka senyawa. AMI Scientific menyediakan produk TCI ini untuk mendukung kebutuhan riset sintesis tingkat lanjut di dalam negeri.

  • Sintesis analog nukleosida 7-deazapurin, karena kerangka intinya menyerupai basa purin alami sehingga turunannya berpotensi berinteraksi dengan enzim polimerase dan target biologis terkait asam nukleat.
  • Reaksi kopling silang Sonogashira pada posisi tujuh, sebab ikatan karbon–iodin bersifat sangat reaktif terhadap katalis paladium dan memungkinkan pemasangan gugus alkuna secara efisien pada suhu ringan.
  • Substitusi nukleofilik aromatik pada posisi enam, karena gugus kloro yang teraktivasi cincin pirimidina mudah digantikan amina primer maupun sekunder untuk menghasilkan turunan aminopurin bervariasi.
  • Pengembangan pustaka senyawa kimia medisinal, sebab dua situs reaktif ortogonal memungkinkan diversifikasi bertahap dan menghasilkan banyak turunan struktural dari satu bahan awal tunggal.
  • Sintesis inhibitor kinase berbasis pirolopirimidina, karena kerangka deazapurin merupakan motif pengikat daerah adenina yang sering dieksplorasi dalam perancangan obat molekul kecil modern.

Merek TCI (kode produk C3130)
Nomor CAS 123148-78-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan/serbuk kristalin
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, terlindung cahaya, dan wadah tertutup rapat

Simpan senyawa ini dalam wadah asli yang tertutup rapat, diletakkan di ruang penyimpanan bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik serta terlindung dari sinar matahari langsung karena senyawa beriodin umumnya peka terhadap cahaya. Hindari kontak dengan oksidator kuat dan sumber panas. Penimbangan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam menggunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata untuk mencegah kontak kulit maupun terhirupnya debu halus. Tutup kembali wadah segera setelah digunakan, beri label tanggal pembukaan, dan buang limbah padat maupun pelarut bekas melalui jalur limbah kimia laboratorium yang berlaku.

—