5-Chloro-1-methylisatin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya, sehingga menjadi bahan penting dalam penelitian kimia organik. Senyawa ini sering digunakan dalam laboratorium untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu, seperti obat atau bahan aktif farmakologis. Dalam proses sintesis, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar atau intermediet yang membantu pembentukan senyawa akhir.
5-Chloro-1-methylisatin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap paparan sinar UV dan oksidasi. Senyawa ini juga memiliki titik didih dan titik leleh yang tinggi, sehingga memungkinkan pemrosesan dalam kondisi tertentu. Karena sifat kimia yang unik, senyawa ini sering dipilih dalam reaksi yang memerlukan reaktivitas tinggi dan spesifisitas struktur.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa aktif. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian sering memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi klorin dalam sintesis senyawa kompleks
- Penelitian aktivitas biologis senyawa organik
- Pengujian struktur kimia dalam analisis spektroskopi
- Pembuatan intermediet untuk senyawa farmakologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 60434-13-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
5-Chloro-1-methylisatin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini juga perlu disimpan dalam suhu kamar yang stabil dan tidak terkena kelembapan. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi diri dari kontak langsung. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan tidak terkena bahan kimia lain yang bersifat oksidatif atau reaktif.
—

