1-Methylisatin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik dan sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Senyawa ini memiliki struktur aromatik yang kompleks dan memiliki potensi reaktivitas tinggi, sehingga menjadi bahan penting dalam berbagai reaksi kimia. Dalam laboratorium, 1-Methylisatin digunakan untuk membangun struktur senyawa baru, terutama dalam bidang sintesis organik dan farmakologi. Karena sifat kimianya yang unik, senyawa ini sering dipilih untuk menghasilkan produk dengan aktivitas biologis tertentu.
Karakteristik utama dari 1-Methylisatin adalah struktur heterosikliknya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi nucleofili dan elektrofilik. Senyawa ini juga memiliki sifat larut dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai proses sintesis. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, menjadikannya bahan yang sangat fleksibel dalam pengembangan senyawa baru.
Di laboratorium Indonesia, 1-Methylisatin digunakan dalam penelitian ilmiah dan pengembangan produk kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk memperluas pengetahuan dalam bidang kimia organik dan farmakologi. Karena sifatnya yang sangat spesifik, senyawa ini juga menjadi pilihan utama dalam penelitian yang menargetkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu.
- Sintesis senyawa farmakologis dengan aktivitas antioksidan yang tinggi
- Pengembangan senyawa baru dalam bidang kimia organik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa heterosiklik
- Pembuatan senyawa dengan struktur kompleks untuk aplikasi medis
- Pengujian sifat kimia dan reaktivitas senyawa dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2058-74-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya |
1-Methylisatin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Senyawa ini bersifat kimia yang reaktif, sehingga harus ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Simpan dalam suhu kamar dan hindari paparan udara bebas untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa.
- Islam dkk. (2001). ChemInform Abstract: Synthesis of 5‐Spiro(5′‐methylisatin)‐4‐acetyl‐2‐ (acetylamino)‐Δ2‐1,3,4‐thiadiazoline and 5‐Spiro(5′‐methylisatin)‐4‐acetyl‐2‐ (5′‐methylisatin‐3′‐hydrazino)‐Δ2‐1,3,4‐thiadiazoline.. ChemInform doi:10.1002/chin.200127130
- Samus’ dkk. (2004). Coordination compounds of copper(II), nickel(II), and cobalt(II) with β-thiosemicarbazones of isatin and N-methylisatin. Russian Journal of General Chemistry doi:10.1007/s11176-005-0026-3
- Sword dkk. (2013). A Novel Organic Electron Donor Derived from N-Methylisatin*. Australian Journal of Chemistry doi:10.1071/ch12480
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
