1-Benzylisatin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa kompleks yang memiliki struktur cincin heterosiklik. Sebagai bahan pembangun, 1-Benzylisatin memainkan peran penting dalam reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan struktur.
Senyawa ini memiliki karakteristik kimia yang khas, termasuk kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya. Sifat reaktivitas dan kemampuannya dalam membentuk ikatan kimia membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Karakteristik ini menjadikannya sangat relevan dalam penelitian kimia organik dan sintesis obat.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, 1-Benzylisatin sering digunakan oleh peneliti dan mahasiswa dalam berbagai proyek penelitian kimia. Bahan ini menjadi bagian penting dalam eksperimen yang memerlukan senyawa dengan struktur heterosiklik. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan akses bagi para peneliti yang membutuhkan bahan ini untuk keperluan penelitian dan pendidikan.
- Sintesis senyawa heterosiklik digunakan untuk membangun struktur kompleks dalam reaksi kimia organik.
- Penelitian farmakologi untuk pengembangan obat baru melalui modifikasi struktur senyawa aktif.
- Eksperimen kimia organik dalam pendidikan tinggi sebagai bahan pembelajaran praktis.
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan struktur.
- Penelitian material kimia untuk aplikasi dalam bidang teknologi dan lingkungan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1217-89-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung. |
1-Benzylisatin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang memerlukan penanganan hati-hati, terutama dalam lingkungan laboratorium. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Selain itu, bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel untuk mencegah reaksi tidak terduga. Penyimpanan yang tepat dan penggunaan yang hati-hati sangat penting untuk memastikan keamanan dan kualitas bahan dalam eksperimen kimia.
- (2009). Palladium-Catalyzed Addition of Arylboronic Acids to N-Benzylisatin. Synfacts doi:10.1055/s-0028-1087869
- Jarrahpour dkk. (2007). Synthesis of some mono- and bis-spiro-β-lactams of benzylisatin. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2007.07.199
- Azizian dkk. (2003). Synthesis of Some Novel γ‐Spiroiminolactones from Reaction of Cyclohexyl Isocyanide and Dialkyl Acetylene Dicarboxylates with 1‐Benzylisatin and Tryptanthrine.. ChemInform doi:10.1002/chin.200326047
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.





