Cryptotanshinone adalah senyawa alami yang berasal dari tanaman *Salvia miltiorrhiza*, yang dikenal sebagai *Danshen* dalam tradisi Tiongkok. Senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian ilmu hayat untuk mempelajari aktivitas biologisnya, seperti antioksidan, anti-inflamasi, dan potensi pengobatan penyakit kronis. Dalam laboratorium, Cryptotanshinone sering digunakan sebagai bahan baku untuk eksperimen yang berkaitan dengan efek farmakologis dan mekanisme biologis. Karena sifatnya yang stabil dan mudah diperoleh, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian klinis dan farmakologi.
Cryptotanshinone memiliki struktur molekuler kompleks yang memungkinkan interaksi dengan berbagai target biologis, seperti enzim dan reseptor sel. Senyawa ini juga memiliki sifat kimia yang memungkinkan peneliti untuk menguji kestabilannya dalam berbagai kondisi eksperimental. Karena kemurniannya yang tinggi dan konsistensinya, Cryptotanshinone sangat cocok untuk eksperimen yang membutuhkan presisi dan akurasi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, Cryptotanshinone digunakan dalam berbagai penelitian terkait kesehatan dan farmakologi. Banyak institusi penelitian lokal menggunakan senyawa ini untuk mempelajari efeknya terhadap sel dan jaringan, serta untuk pengembangan obat baru. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan peneliti dalam mengakses bahan baku yang berkualitas tinggi untuk eksperimen ilmiah.
- Pengujian aktivitas antioksidan pada sel manusia untuk memahami mekanisme perlindungan terhadap radikal bebas.
- Penelitian efek anti-inflamasi Cryptotanshinone pada model penyakit radang kronis.
- Eksperimen farmakologis untuk mengevaluasi potensi pengobatan penyakit jantung dan diabetes.
- Analisis struktur molekuler Cryptotanshinone menggunakan teknik spektroskopi untuk penelitian kimia organik.
- Pengembangan formulasi obat baru berbasis senyawa alami dengan aktivitas terapeutik yang terukur.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 35825-57-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Padat (kristal atau serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari cahaya langsung. |
Cryptotanshinone harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari paparan cahaya matahari langsung untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil dan lembap rendah sangat dianjurkan. Saat mengambil atau menangani bahan ini, peneliti harus memakai sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selain itu, bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat reaktif atau korosif untuk mencegah reaksi yang tidak diinginkan.
- Kaur dkk. (2025). Cryptotanshinone attenuates rotenone-induced Parkinsonism in zebrafish via neurotransmitter restoration and Nrf2 activation. Neurophysiology doi:10.1007/s11062-026-10013-5
- Yılmaz dkk. (2023). Cryptotanshinone Protects Against Acute Pulmonary Edema. Experimed doi:10.26650/experimed.1308908
- Lo dkk. (2017). Cryptotanshinone Inhibits STAT3 Signaling to Alleviate Cardiac Fibrosis in Type 1-like Diabetic Rats. Phytotherapy Research doi:10.1002/ptr.5777
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
