Clostebol Acetate adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori steroid, digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah terkait biokimia dan farmakologi. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang mirip dengan hormon steroid alami, sehingga menjadi bahan penting dalam studi mekanisme kerja hormon dan efek biologisnya. Dalam laboratorium, Clostebol Acetate sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai bahan kontrol dalam uji aktivitas biologis.
Clostebol Acetate memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau kloroform. Karakteristik ini membuatnya mudah untuk diproses dalam reaksi kimia dan cocok untuk berbagai metode analisis. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini juga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Clostebol Acetate digunakan oleh peneliti di berbagai institusi seperti universitas dan lembaga riset untuk studi tentang metabolisme steroid, efek farmakologis, serta pengembangan obat baru. Bahan ini juga menjadi pilihan dalam penelitian kesehatan masyarakat dan farmasi.
- Digunakan dalam penelitian tentang efek steroid pada metabolisme tubuh manusia
- Cocok untuk uji aktivitas biologis senyawa steroid
- Dapat dimanfaatkan dalam sintesis senyawa farmakologis
- Berguna dalam analisis kuantitatif senyawa steroid dalam sampel biologis
- Dapat digunakan sebagai bahan kontrol dalam uji kualitatif dan kuantitatif
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 855-19-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Steroids |
| Ukuran kemasan | 25mg, 200mg |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Clostebol Acetate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya langsung dan kelembapan. Penyimpanan di lingkungan kering dan sejuk sangat dianjurkan untuk mempertahankan kualitas bahan. Karena sifatnya yang kimia, bahan ini harus dihindari dari kontak langsung dengan kulit, mata, dan pernapasan. Gunakan sarung tangan dan masker saat mengambil atau memproses bahan ini.
- Hendriks dkk. (1994). Screening for the illegal use of clostebol acetate in cattle by identification of its urinary metabolites. Veterinary Record doi:10.1136/vr.134.8.192
- Crabbe dkk. (2002). Influence of Helix pomatia Enzyme Preparations on the Oxidative Conversion of Some Clostebol Acetate Metabolites in Urine. Journal of Analytical Toxicology doi:10.1093/jat/26.2.73
- Leung dkk. (2005). Metabolic Studies of Clostebol Acetate in Horses. Chromatographia doi:10.1365/s10337-005-0529-4
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
