Carbendazim adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang ilmu hayat dan laboratorium untuk berbagai tujuan analitik dan eksperimental. Sebagai senyawa anti-bakteri dan anti-fungsi, Carbendazim memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan mikroba tertentu, terutama jamur dan bakteri. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa lain, pengujian aktivitas antimikroba, serta dalam studi tentang efek kimia pada organisme hidup.
Carbendazim memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap suhu dan kelembapan. Senyawa ini berbentuk padat berwarna putih, mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat kimianya yang spesifik, Carbendazim dipilih karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai substrat dan reaktan dalam reaksi kimia.
Di laboratorium Indonesia, Carbendazim digunakan dalam penelitian bidang farmasi, mikrobiologi, dan kimia organik. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang melibatkan pengendalian mikroba, pengujian efektivitas obat, serta pengembangan senyawa baru. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, Carbendazim menjadi pilihan utama di banyak institusi penelitian dan laboratorium di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Agrochemical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-01-08 · hal. 4
- Plant Research Reagents 2026-02-24 · hal. 11
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 7
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 7
- Pengujian aktivitas antimikroba terhadap jamur dan bakteri
- Sintesis senyawa kimia sebagai bahan baku dalam produksi obat
- Penelitian tentang efek kimia pada pertumbuhan organisme hidup
- Pengembangan metode pengendalian hama secara biologis
- Analisis kandungan kimia dalam bahan organik dan lingkungan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10605-21-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berwarna putih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Carbendazim harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering, serta jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena sifat kimianya yang reaktif, bahan ini harus ditempatkan di area laboratorium yang terkontrol dan tidak terpapar bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk meminimalkan risiko kontak langsung.
- Rivera Menjívar (2024). Evaluación de fungicida sistémico Derozim 50 sc (Carbendazim), para el control de la mancha de asfalto en maíz. Perspectiva Científica doi:10.5377/pc.v1i1.18737
- Sitarek (2001). Embryolethal and teratogenic effects of carbendazim in rats. Teratogenesis, Carcinogenesis, and Mutagenesis doi:10.1002/tcm.1021
- Sitarek (2001). Embryolethal and teratogenic effects of carbendazim in rats. Teratogenesis, Carcinogenesis, and Mutagenesis doi:10.1002/tcm.1021.abs
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Cell BiologyNutrition ResearchAgrochemical Research Reagents (for Experimental Use)
- MicrobiologyAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Molecular BiologyPlant BiotechnologyAgrochemical Research Reagents (for Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)

